Serah Terima Jabatan Direktur Teknologi dan Industri Pertahanan Ditjen Pothan Kemhan

Rabu, 24 Mei 2017

JaIMG_7690karta (24/5/2017), mengawali sambutannya Dirjen Pothan Kemhan Dr. Sutrimo menyampaikan bahwa pergeseran jabatan di lingkungan Ditjen Pothan Kemhan adalah hal yang wajar dan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang senantiasa terjadi secara berkelanjutan. Acara Sertijab Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan dari Brigjen TNI Drs. Jan Pieter Ate, M.Bus, MA. kepada Kolonel Dr. Ir. Gita Amperiawan, M.Sc. merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan pembinaan personel yang dilaksanakan secara terencana, terarah dan berkesinambungan berdasarkan tataran sistem pembinaan yang telah ditentukan. Kesemuanya merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi         agar mampu mengimplementasikan tugas, peran dan fungsinya secara optimal sesuai dengan dinamika tantangan tugas-tugas kedepan.

Beliau mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya baik atas nama pribadi dan keluarga besar Ditjen Pothan Kemhan atas pengabdian dan pelaksanaan tugas Brigjen TNI Drs. Jan Pieter Ate, M.Bus, MA. selama menjabat sebagai Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan yang telah memberikan kontribusi sumbangan pemikiran yang dapat memajukan Ditjen Pothan Kemhan khususnya di bidang Teknik Industri Pertahanan, dan mengucapkan selamat atas promosi jabatan bintang dua, sebagai Warek III bidang Kerjasama Kelembagaan Unhan. IMG_7690

Kepada Kolonel Dr. Ir. Gita Amperiawan,M.Sc. juga beliau mengucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab jabatan sebagai Direktur Tekhnologi dan Industri Pertahanan yang baru dengan harapan semoga dapat memberikan pengabdian terbaik bagi Ditjen Pothan Kemhan dan Dirtekindhan pada khususnya dengan upaya-upaya meningkatkan kemampuan diri, menambah wawasan yang luas seiring dengan tuntutan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin tinggi.

Mengingat tantangan kedepan yang dihadapi oleh Dittekindhan semakin kompleks diantaranya adalah bagaimana mengimplementasikan regulasi Pembinaan Industri Pertahanan untuk bisa membawa Industri Pertahanan lebih mandiri, disamping program Offset Pertahanan yang diharapkan dapat dikelola lebih baik lagi. Program Bangtekindhan yang dituntut untuk dapat menghasilkan teknologi baru yang dibutuhkan oleh Indhan untuk dapat memproduksi produk secara massal yang dibutuhkan oleh TNI. Dari tantangan tersebut diatas diharapkan pejabat baru dapat merespon dengan cepat sesuai dengan kebutuhan Alutsista TNI.




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia