SEMINAR NASIONAL PERTAHANAN NEGARA UNIVERSITAS PERTAHANAN

Rabu, 6 November 2019

Dirjen Pothan Kemhan Prof. Dr. Ir. Bondan Tiara Sofyan, M. Si mewakili Menhan RI sebagai Narasumber dalam seminar Nasional Pertahanan Negara, dengan tema sejalan dengan arahan Presiden RI, Bapak Joko Widodo, “Kesadaran Bela Negara dalam rangka mencegah disintegrasi Bangsa di Era Revolusi Industri 4.0”, Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Universitas Pertahanan, Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP, M.AP, bertempat di Auditorium Universitas Pertahanan IPSC Sentul Bogor, Rabu, (06/11/2019). Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Eselon I, II, dan III Universitas Pertahanan dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Menhan RI yang dibacakan oleh Dirjen Pothan Kemhan bahwa tema dalam seminar ini dipandang sangat relevan dengan perkembangan lingkungan strategis dewasa ini, khususnya terkait kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat. Teknologi informasi mendatangkan Era Disrupsi, yang mengubah total cara berbisnis dan menghancurkan bisnis konvensional. Era revolusi industri 4.0 menghilangkan berbagai pekerjaan konvensional, namun di sisi lain telah mendatangkan berbagai pekerjaan baru yang tidak pernah terpikir sebelumnya. Hal ini semua menyebabkan ancaman terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa menjadi sangat kompleks dan multidimensi.

Salah satu Program Prioritas pada Kabinet Indonesia Maju, yaitu membangun Sumber Daya Manusia unggul untuk mewujudkan Indonesia yang maju, yaitu sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga kreatif dan inovatif, serta tetap memegang teguh jati diri bangsa dan memiliki kesadaran membela negara. Di era revolusi industri 4.0 ini mengubah total cara berperang dalam era Perang 4.0 kita harus lakukan adalah MENGUBAH MINDSET. “The biggest challenge in Industry Revolution 4.0 is to change the mindset. The biggest challenge to change the mindset is thinking there is no box.” Artinya, untuk memenangkan Perang 4.0, yang harus diubah adalah orangnya, SDM nya. Kalau tidak mau berubah, maka akan mati atau kalah perang. Selain itu, yang juga harus diubah adalah metode menyebarluaskan nilai-nilai Bela Negara. Kita tidak bisa terus memakai cara-cara lama. Kita memakai cara baru, sesuai medan peperangan baru.

UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Undang-Undang ini mengatur 5 hal, yaitu: Bela Negara, Komponen Cadangan, Komponen Pendukung, Mobilisasi dan Demobilisasi. Terkait Bela Negara, di dalam UU ini secara jelas Bela Negara didefinisikan sebagai tekad , sikap, dan perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD RI tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dari berbagai ancaman. Adapun nilai-nilai dasar yang dikembangkan dalam Bela Negara agar menjadi landasan sikap dan perilaku warga negara adalah : Cinta tanah air, Sadar berbangsa dan bernegara, Setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, Rela berkorban untuk bangsa dan negara dan Kemampuan awal bela negara.

Pembinaan Kesadaran Bela Negara lingkup pendidikan, dilaksanakan melalui Sistem Pendidikan Nasional pada setiap jalur, jenjang dan jenis Pendidikan. Sementara untuk lingkup masyarakat ditujukan untuk seluruh kelompok masyarakat, baik di instansi pemerintah maupun swasta. UU No. 23 Tahun 2019 ini merupakan dasar hukum yang sangat kuat bagi kita semua, untuk semakin gencar melakukan Pembinaan Kesadaran Bela Negara bagi seluruh warga negara. Universitas Pertahanan diharapkan menjadi garda terdepan di lingkup pendidikan. Oleh karena itu perlu diambil langkah-langkah untuk penetrasi keyakinan dan sistem nilai Bela Negara. Mulai dari tingkat yang paling rendah yaitu individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.

Kegiatan Seminar Nasional Pertahanan Negara berjalan dengan tertib, aman dan lancar. (Red Bag Datin)

. KOMENTAR, SARAN, MASUKAN, ..KIRIM KE: komentar.pothan@kemhan.go.id

. FOTO-FOTO KEGIATAN…..klik disini




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia