RAKERNIS PERENCANAAN PERTAHANAN 2018

Rabu, 7 Februari 2018

JAKARTA, (6/2) – Direktorat Jenderal Perencanaan Pertahanan Kemhan (Ditjen Renhan Kemhan) ,Marsekal Muda TNI Tata Endrataka membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Perencanaan Pertahanan Ditjen Renhan Kemhan Tahun 2018, di Aula Gedung Syafrudin Prawiranegara Lantai IX Ditjen Renhan Kemhan, Jl. Budi Kemulian No.4-6 Jakarta Pusat.

Rakernis Perencanaan Pertahanan Ditjen Renhan Kemhan Tahun 2018 yang berlangsung 1 (satu) hari dari tanggal 6 Februari 2018, digelar dengan tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan di tahun 2017 dan menelaah proyeksi rencana kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2018.

Kegiatan yang diikuti 130 peserta yang terdiri dari Kementerian/Lembaga, Pejabat Mabes TNI dan Pejabat U.O. TNI serta Pejabat Kemhan dengan mengangkat tema, “Meningkatkan Sinergitas dan Profesionalisme dalam pengelolaan Anggaran secara Efektif, Efisien dan Akuntabel untuk mewujudkan Pertahanan Negara yang tangguh”.

Dalam sambutan Dirjen Renhan Kemhan menyampaikan bahwa dengan adanya forum rakernis ini kita perlu membangun semangat, soliditas dan sinergitas diantara pengelola bidang perencanaan di lingkungan Kemhan/TNI sehingga perencanaan pertahanan dapat diselenggarakan dengan sebaik-baiknya.

Perlu ke depannya melakukan langkah-langkah efektif dengan dilandasi komitmen yang tinggi dalam melaksanakan tugas sesuai peran dan fungsi masing-masing, termasuk dengan melakukan tindakan korektif dan pengendalian pada agenda perencanaan anggaran tahun 2018. Untuk itu kita perlu mempedomani kebijakan pertahanan negara 2018, sebagai berikut:

Pertama, melanjutkan pembangunan pertahanan negara yang konsisten terhadap Pancasila, UUD tahun 1945 dan NKRI serta Bhinneka Tunggal Ika.

Kedua, berpedoman pada visi, misi dan program prioritas pemerintah, termasuk kebijakan poros maritim dunia.

Ketiga, melanjutkan pembangunan postur pertahanan militer yang diarahkan pada pembangunan kekuatan pokok minimum (MEF) TNI menuju postur ideal tni.

Keempat, memantapkan kerjasama dengan negara-negara sahabat dalam rangka diplomasi pertahanan sesuai peraturan perundang-undangan.

Kelima, mewujudkan industri pertahanan yang kuat, mandiri dan berdaya saing.

Keenam, mendukung pembangunan karakter bangsa dalam rangka revolusi mental melalui pembinaan kesadaran bela negara.

mengakhiri sambutan ini, Dirjen Renhan Kemhan menegaskan ada beberapa hal yang perlu mendapatkan atensi antara lain:

  1. Dalam pelaksanaan program dan anggaran TA. 2018 agar mempedomani arah dan sasaran kebijakan pembangunan pertahanan tahun 2018 yang telah ditetapkan dan meminimalisir adanya revisi terhadap rencana yang telah ditetapkan.

  2. Gunakan skema multiyears contract untuk kegiatan yang diperkirakan tidak selesai pada satu tahun anggaran.

  3. Untuk mengantisipasi perubahan APBN TA. 2018, agar masing-masing unit organisasi mempersiapkan rencana kegiatan dan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan serta tidak boleh keluar dari rencana kebutuhan yang telah diajukan

4. Monitoring dan evaluasi anggaran kemhan dan tni masih perlu ditingkatkan terutama terkait dengan pengisian data/update pada sistem monitoring dan evaluasi kinerja terpadu (smart).

Hadir dalam Rakernis Perencanaan Pertahanan Ditjen Renhan Kemhan Tahun 2018 antara lain Asrenum Panglima TNI dan Asrena Kas Angkatan, Aslog Panglima TNI dan Aslog Kas Angkatan, Kabaranahan Kemhan, Wairjen TNI dan Irjen Angkatan serta Sesitjen Kemhan.

Pelaksanaan kegiatan rakernis ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar serta ditutup oleh Dirjen Renhan Kemhan dengan penekanan sebagai berikut:

1. Agar tetap konsisten dan berkomitmen untuk merealisasikan kebijakan pembangunan Alutsista sesuai MEF.

2. Meningkatkan Kesejahteraan prajurit

3. Menguatkan Perbatasan Operasional

4. Menjaga dan memperdayakan Industri Pertahanan Nasional (Indhan).

5. Kontrak kerja harus fokus pada satu pengadaan atau produk.

Dan dilanjutkan dengan ramah tamah. (admin)




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia