Kemhan Ajak Media Ikuti Eksplorasi Industri Pertahanan di PT Len, Perkuat Pemahaman Kemandirian Teknologi Untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026

Bandung — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) melalui Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Infohan Setjen Kemhan), yang dipimpin oleh Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyelenggarakan kegiatan Eksplorasi Industri Pertahanan DEFEND ID bertema “Defence for Economy: Peran Industri Pertahanan dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional.”

Kegiatan yang berlangsung pada 20–21 Oktober 2026 di Bandung dan Subang, Jawa Barat, ini melibatkan perwakilan media untuk memperoleh pemahaman secara langsung mengenai kapabilitas industri pertahanan nasional serta kontribusinya terhadap penguatan ekonomi nasional.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengunjungi sejumlah perusahaan industri pertahanan nasional, yaitu PT Len Industri (Persero), PT Pindad (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), dan PT Dahana (Persero).

Pada hari pertama di PT Len Industri (Persero), Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait bersama media langsung disambut oleh Direktur Bisnis dan Kerja Sama Dwi Sulistiani, Corporate Secretary Sari Mulianah, SVP Business Development & Global Partnership Sena Maulana, dan GM Institutional Relation & Corporate Communication Dendy Ariadiputra.

Di awal pembuka sambutan, Direktur Bisnis dan Kerja Sama PT Len Industri (Persero) Dwi Sulistiani yang mewakili Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., menyampaikan bahwa sebagai induk holding DEFEND ID, Len memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem industri pertahanan nasional yang terintegrasi, mandiri, dan berdaya saing. “Bersama anggota holding lainnya, yaitu PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, dan PT Dahana, kami terus memperkuat kemampuan industri pertahanan nasional melalui pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas produksi, serta kolaborasi lintas industri,” ujar Dwi Sulistiani.

Tidak hanya untuk kebutuhan tekhnologi pertahanan, Dwi Sulistiani menyatakan bahwa Len juga memiliki dampak untuk kebutuhan masyarakat. Len sebagai pelaksana Program Motor Listrik Nasional (MOLINAS) dengan dukungan Danantara Indonesia, mendorong hadirnya transportasi yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan terjangkau, sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya industri kendaraan listrik nasional yang mandiri dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan Eksplorasi Industri Pertahanan ini, kami berharap rekan-rekan media dapat melihat secara langsung bagaimana industri pertahanan nasional bekerja, memahami kapabilitas yang sedang dibangun, serta mengenal kontribusi masing-masing perusahaan dalam memperkuat kemandirian bangsa,” harap Dwi Sulistiani.

Selanjutnya, Karo Infohan Setjen Kemhan dalam sambutannya menekankan pentingnya peran PT Len dalam mengintegrasikan sistem pertahanan lintas matra melalui penguasaan teknologi mandiri. “Kami berharap PT Len mampu mewujudkan interoperabilitas antarseluruh platform pertahanan yang kita miliki, baik di matra darat, laut, maupun udara, sehingga dapat terintegrasi dalam satu jaringan pertahanan yang terpadu, khususnya dalam menghadapi situasi kontinjensi,” ungkap Brigjen TNI Rico.

Oleh karena itu, untuk mewujudkannya, diperlukan penguasaan teknologi yang mandiri, berkelanjutan, serta didukung oleh kemampuan industri pertahanan nasional.

Melalui kunjungan ke PT Len Industri, Karo Infohan berharap rekan-rekan media memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kapabilitas industri pertahanan nasional. Karena itu, informasi yang disampaikan kepada masyarakat agar senantiasa mengedepankan akurasi, objektivitas, edukasi, dan keberimbangan, serta memberikan pemahaman yang utuh mengenai keterkaitan antara pembangunan pertahanan dan ekonomi nasional.

“Semoga kunjungan hari ini menjadi awal yang baik untuk memahami bagaimana penguasaan teknologi pertahanan dapat memperkuat kapasitas industri dan sumber daya manusia Indonesia, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” tutup Karo Infohan.

Rangkaian dilanjutkan dengan paparan mengenai Kapabilitas Teknologi, Program Strategis dan Kontribusi Terhadap Ekonomi Nasional oleh SVP Business Development & Global Partnership PT Len Industri (Persero) Sena Maulana, dan ditutup dengan kunjungan ke fasilitas produksi yang merupakan karya anak bangsa yang juga dirangkai dengan diskusi dan tanya jawab. (Biro Infohan Setjen Kemhan)




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia