Hadiri FGD Banjir Sumatera 2025, Karo Infohan : Pentingnya Data Geospasial Dalam Penanganan Bencana

Jumat, 12 Desember 2025

Jakarta – Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menghadiri Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Membaca dan Memahami Banjir Sumatera 2025” yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini diadakan oleh Pusat Riset Analisis dan Penerapan Informasi Geospasial Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai upaya mengevaluasi mitigasi dan sistem peringatan dini bencana agar lebih efektif di masa mendatang.

Dalam forum tersebut, Tim Riset Pusat Analisis dan Penerapan Informasi Geospasial ITB, Heri Andreas, memaparkan peran strategis informasi geospasial, mulai dari damage assessment, analisis banjir Sumatera 2025, penguatan pemodelan dan simulasi, pemanfaatan Night Time Light (NTL), persoalan tata ruang, urgensi peta skala besar, hingga pengembangan early warning system.

Karo Infohan menyampaikan apresiasinya atas paparan para pakar yang dinilai memberikan gambaran komprehensif mengenai pentingnya pemanfaatan data geospasial, khususnya dalam penanganan bencana. Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan bahwa informasi geospasial memiliki kontribusi besar di bidang pertahanan, termasuk dalam mendukung tugas Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), penanggulangan bencana, pemantauan aktivitas pertambangan ilegal, hingga pemetaan potensi ancaman keamanan.

Selain itu, Karo Infohan menekankan bahwa pemanfaatan data geospasial yang akurat sangat krusial untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam perumusan kebijakan maupun pengambilan keputusan operasional di lapangan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia