Bainstranas Kemhan Akan Berubah Menjadi Badan Intelijen Pertahanan

Sabtu, 23 Juli 2016

11_1280Kementerian Pertahanan berencana melakukan perubahan organisasi pada Satuan Kerja (Satker) Badan Instalasi Strategis Nasional (Bainstranas) menjadi Badan Intelijen Pertahanan. Bainstranas saat ini berkantor di Kawasan Indonesia Peace and Security Center (IPSC), Sentul, Bogor, Jawa-Barat,

Pembentukan Badan Intelijen Pertahanan ini adalah dalam rangka mempertajam analisa strategis terhadap perkembangan lingkungan global, regional dan nasional dalam memprediksi dan merumuskan bentuk ancaman dalam menyusun strategi pertahanan yang komprehensif dan aplikatif sesuai kebutuhan di lapangan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Instalasi Strategis Nasional Kementerian Pertahanan (Ka Bainstranas Kemhan) Mayjen TNI Paryanto, saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bainstranas Kemhan Tahun Anggaran (TA) 2016, Kamis (25/2) di Kawasan IPSC, Sentul, Bogor.
Rakornis kali ini mengambil tema “Menyongsong Perubahan Organisasi

Bainstranas Kemhan Dalam Rangka Meningkatkan Kesiap-Siagaan Satuan Guna Mendukung Tugas Pokok Kementerian Pertahanan”, Rakornis ini salah satunya adalah membahas mengenai rencana dan persiapan terkait adanya perubahan organisasi dari Bainstranas menjadi Badan Intelijen Pertahanan.
Rakornis diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari Rapat Pimpinan Kemhan yang dilaksanakan pada tanggal 11 Januari – 12 Januari 2016 dan Rakornis Unit Organisasi Kemhan yang dilaksanakan pada tanggal 14 Januari 2016 lalu.

Sistem pertahanan suatu negara tanpa memiliki badan intelijen yang mampu menganalisa perkembangan lingkungan strategis, tidak akan mungkin dapat mengidentifikasi ancaman, sehingga misi/tugas pertahanan untuk menjamin keselamatan negara sangat mustahil dapat dicapai.

Pembentukan Badan Intelijen Pertahanan ini bukan untuk mengambil alih fungsi dan tugas badan intelijen yang sudah ada, seperti BAIS TNI, BIN, Baintelkam Polri, Intelijen Kejaksaan, Intelijen Bakamla atau badan informasi geospasial dan lainnya. Tetapi, badan intelijen yang akan dibentuk oleh Kemhan nantinya merupakan bagian dari komunitas intelijen di bawah koordinasi Badan Intelijen Negara (BIN) yang bertugas pada fokus masalah pertahanan dan bidang-bidang lain yang berkaitan dengan pertahanan negara.

Badan Intelijen Pertahanan ini nantinya sangat perlu membangun kerjasama dengan seluruh badan intelijen dari semua kementerian/lembaga sesuai pasal 16 Undang Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia