12 Januari 2026: Komitmen Batekhan Kemhan RI dalam Mewujudkan Sistem Pertahanan Udara Adaptif dan Berdaulat

Thursday, 19 February 2026

Penguatan pertahanan udara nasional menjadi kebutuhan strategis di tengah berkembangnya ancaman udara modern seperti drone, UAV, dan rudal presisi. Melalui Program Batekhan Kemhan 2026, dikembangkan Surface to Air Missile (SAM) Darat jarak 20 km berbasis teknologi Infrared (IR Seeker) sebagai benteng terakhir perlindungan objek vital nasional.

Sistem ini dirancang mobile, efektif, anti-jamming, dan ITAR-free, sesuai dengan karakteristik geografis Indonesia. Pengembangan SAM dalam negeri tidak hanya memperkuat kedaulatan udara NKRI, tetapi juga mendorong kemandirian industri pertahanan, peningkatan TKDN, serta transfer teknologi nasional.

Langkah nyata menuju pertahanan udara yang mandiri, adaptif, dan berdaulat. Dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2026 di Batekhan Kemhan RI. Dipimpin Langsung oleh Kabatekhan dan didampingi oleh Sesbatekhan, Para Kapus serta Pejabat terkait.




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia