Analisis Kompetensi Sumber Daya Manusia Pustekwa Laut Batekhan Kemhan
Tuesday, 27 January 2026
Standar terbaru untuk Sumber Daya Manusia (SDM) di Pusat Teknologi Maritim Batekhan Kementerian Pertahanan menekankan inovasi, digitalisasi, keberlanjutan, penerapan teknologi hijau, konektivitas lintas sektor, dan penelitian terapan yang berkelanjutan, sesuai dengan kebutuhan pengembangan SDM Teknologi Pertahanan Negara. Dengan landasan ini, SDM pertahanan diharuskan untuk adaptif terhadap transformasi digital dan ramah lingkungan, sekaligus mampu mengintegrasikan penelitian lintas disiplin strategis untuk menciptakan solusi teknologi pertahanan yang unggul, kompetitif secara global, dan mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.
Selain itu, untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, pengembangan kompetensi SDM harus difokuskan pada inovasi dan digitalisasi, mempercepat transformasi menuju teknologi hijau, serta memperluas manajemen organisasi melalui koneksi lintas sektor. Strategi inovasi berfokus pada penelitian terapan dan pembangunan berkelanjutan untuk menciptakan nilai tambah yang relevan dengan standar nasional dan global. Oleh karena itu, organisasi perlu segera mengintegrasikan sistem informasi perpustakaan berbasis maritim agar pengelolaan data, pengetahuan, dan informasi dapat dilakukan secara terpusat, transparan, dan mudah diakses. Langkah ini akan mendukung efisiensi operasional, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, dan meningkatkan kualitas layanan publik di sektor maritim. Selain itu, organisasi memerlukan tenaga kerja yang adaptif dengan latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari teknik desain kapal hingga teknologi bawah air.
Untuk mendukung transformasi ini, kompetensi teknis yang diperlukan meliputi elektronika dasar dan lanjutan, sistem kontrol dan otomatisasi, sensor dan radar, sistem komunikasi militer, sistem tertanam, serta sistem kontrol dan pemeliharaan senjata. Kompetensi pendukung juga penting, seperti manajemen proyek pertahanan, analisis risiko teknologi senjata, keamanan siber, dan pemahaman tentang etika dan regulasi pertahanan. Dengan kombinasi kompetensi ini, SDM akan mampu memenuhi tuntutan era digitalisasi dalam mendukung keberlanjutan operasional organisasi. Peran SDM Riset dan Deplovmen fokus pada penelitian dan inovasi untuk merancang konsep senjata generasi baru, integrasi lintas platform darat, laut, udara, dan siber, serta memastikan kesiapan industri pertahanan melalui desain yang moderen, dapat diproduksi, dan bersertifikat. Untuk memperkuat hal ini, organisasi disarankan untuk membangun jaringan dengan universitas dan industri maritim guna mendorong penelitian terapan yang relevan dengan kebutuhan nasional, sehingga kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat transfer pengetahuan, memperkuat inovasi, dan menciptakan solusi nyata yang mendukung kepentingan nasional secara holistik.
