Minggu Bela Negara Bulan Mei 2026

Monday, 25 May 2026

Jakarta, 25 Mei 2026 – Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pertahanan kembali menyelenggarakan kegiatan Minggu Bela Negara yang rutin dilaksanakan setiap akhir bulan dan diikuti oleh seluruh personel Pusdatin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan ideologi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan, khususnya dalam menumbuhkan pemahaman mengenai pentingnya memiliki kemampuan awal bela negara sebagai salah satu nilai dasar bela negara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai semakin menyadari bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan secara langsung, tetapi juga melalui kesiapan individu dalam memahami, menghayati, dan mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan awal bela negara menjadi landasan penting dalam membangun karakter disiplin, cinta tanah air, serta kesadaran berbangsa dan bernegara demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Adapun materi bela negara yang disampaikan oleh Kolonel Cke Hamid Kiki Maryana Sumantri, S.Sos. menekankan pentingnya memahami pertanyaan mendasar mengenai bela negara, yaitu apa yang dibela, mengapa harus dibela, dan siapa yang membela negara. Dijelaskan bahwa yang dibela bukan hanya wilayah negara, tetapi juga ideologi Pancasila, konstitusi negara, persatuan dan kesatuan bangsa, serta seluruh kepentingan nasional yang menjadi identitas dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Dalam pemaparannya juga dijelaskan bahwa pentingnya bela negara dilatarbelakangi oleh adanya berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang dapat memengaruhi stabilitas nasional, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, disampaikan bahwa bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, melainkan kewajiban seluruh warga negara sesuai peran dan profesi masing-masing, termasuk pegawai Kementerian Pertahanan yang memiliki tanggung jawab menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.

Lebih lanjut disampaikan mengenai implementasi kemampuan awal bela negara di lingkungan Kementerian Pertahanan, seperti meningkatkan disiplin kerja, menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi, memperkuat kerja sama antarunit, serta meningkatkan kompetensi dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika global. Implementasi ini juga mencakup sikap tanggap terhadap berbagai tantangan serta kesiapan mendukung tugas dan fungsi pertahanan negara secara optimal.

Melalui kegiatan Minggu Bela Negara ini, diharapkan seluruh personel Pusdatin mampu menginternalisasi nilai kemampuan awal bela negara secara mendalam dan mengimplementasikannya secara konsisten dalam sikap, perilaku, dan kinerja sehari-hari. Dengan demikian, akan terbangun aparatur yang profesional, berintegritas, serta memiliki loyalitas dan semangat nasionalisme yang tinggi dalam mendukung tugas dan fungsi pertahanan negara.




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia