Minggu Bela Negara bulan Juni 2026
Monday, 22 June 2026
Jakarta, 22 Juni 2026 – Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pertahanan kembali melaksanakan kegiatan Minggu Bela Negara sebagai bagian dari program pembinaan ideologi, wawasan kebangsaan, dan penguatan nilai-nilai bela negara bagi seluruh personel. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap akhir bulan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran seluruh pegawai mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang berkembang pada era globalisasi dan transformasi digital. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap personel mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya guna mendukung terwujudnya sistem pertahanan negara yang kuat dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, materi Wawasan Kebangsaan sebagai Penguatan Nilai Kebangsaan dan Bela Negara disampaikan oleh Letkol Cke Mulyono, S.Sos., M.M. Dalam pemaparannya disampaikan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang dilandasi oleh Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Wawasan kebangsaan menjadi fondasi utama dalam membangun karakter bangsa yang memiliki rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta semangat untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan dan bela negara tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi pertahanan, tetapi merupakan kewajiban seluruh warga negara Indonesia. Nilai-nilai bela negara seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban, serta memiliki kemampuan awal bela negara harus senantiasa ditanamkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan kerja, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui sikap disiplin, integritas, profesionalisme, loyalitas, serta dedikasi dalam melaksanakan tugas demi kepentingan bangsa dan negara.
Dalam menghadapi berbagai tantangan global, perkembangan teknologi informasi, serta dinamika sosial yang terus berkembang, setiap aparatur negara dituntut untuk memiliki ketahanan ideologi dan karakter kebangsaan yang kuat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap wawasan kebangsaan menjadi sangat penting sebagai benteng dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik, termasuk penyebaran informasi yang dapat memecah persatuan bangsa. Dengan wawasan kebangsaan yang kuat, setiap individu akan mampu menjaga semangat persatuan, menghargai keberagaman, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional dan pertahanan negara.
Melalui kegiatan Minggu Bela Negara ini, diharapkan seluruh personel Pusdatin Kementerian Pertahanan semakin memahami pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan bela negara. Pemahaman tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada aspek konseptual, tetapi dapat diwujudkan secara nyata dalam sikap, perilaku, dan kinerja sehari-hari sehingga mampu mendukung terwujudnya sumber daya manusia pertahanan yang profesional, berintegritas, serta memiliki komitmen tinggi dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
