Pembinaan Statistik Sektoral Kementerian Pertahanan Seri I
Monday, 29 June 2026
Jakarta, 29 Juni 2026 – Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahanan RI menyelenggarakan Pembinaan Statistik Sektoral Kementerian Pertahanan Seri I dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral dan mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kementerian Pertahanan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kompetensi para penyelenggara statistik sektoral di lingkungan Kementerian Pertahanan dalam mendukung tata kelola data yang berkualitas dan pengambilan kebijakan berbasis data.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahanan, Kolonel Lek Rudy Firmansyah, serta dihadiri oleh para Pejabat Kasatker, Kasubsatker, dan perwakilan staf di lingkungan Kementerian Pertahanan. Turut hadir sebagai narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu Pembina IV/a Ibu Triana Rachmaningsih, Penata Tk. I III/d Ibu Maharani, Penata Tk. I III/d Ibu Riza Ghaniswati, Penata III/c Ibu Endah Fitriyani, dan Penata III/c Ibu Restu Hapsari.

Kepala Pusdatin Kemhan dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik Kementerian Pertahanan. Berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya, aspek kelembagaan masih menjadi salah satu domain yang perlu diperkuat. Oleh karena itu, pembinaan statistik sektoral diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, kompetensi, serta kesiapan seluruh unit organisasi dalam menghadapi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026.
Pembinaan Statistik Sektoral
Dalam kegiatan ini disampaikan materi mengenai penyelenggaraan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral dan menghasilkan Indeks Pembangunan Statistik. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai identifikasi kegiatan statistik berdasarkan proses bisnis statistik, metode pengumpulan data, serta penerapan Generic Statistical Business Process Model (GSBPM) sebagai standar penyelenggaraan kegiatan statistik.
Materi lainnya membahas implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia yang menekankan pentingnya penerapan standar data, metadata, interoperabilitas data, serta penggunaan kode referensi dan data induk dalam penyelenggaraan statistik sektoral. Narasumber juga menjelaskan peran produsen data, walidata, dan pembina data dalam mewujudkan tata kelola data pemerintah yang terintegrasi dan berkualitas.
Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh pembekalan mengenai penjaminan kualitas data melalui penerapan Quality Gates dan Quality Assessment, serta pentingnya memperhatikan dimensi kualitas statistik meliputi relevansi, akurasi, ketepatan waktu, aksesibilitas, koherensi, dan interpretabilitas. Selain itu, disampaikan pula materi mengenai Sistem Statistik Nasional dan penguatan kelembagaan statistik sektoral, termasuk mekanisme pengajuan Rekomendasi Kegiatan Statistik melalui aplikasi Romantik sebagai bagian dari proses penjaminan kualitas statistik sektoral.
Peningkatan Kapasitas dan Kesiapan Evaluasi
Melalui sesi diskusi interaktif, peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami berbagai aspek penyelenggaraan statistik sektoral, mulai dari identifikasi kebutuhan data, pemanfaatan data administrasi sebagai sumber statistik, hingga mekanisme penilaian EPSS dan implementasi Satu Data Indonesia. Diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman seluruh unit organisasi dalam menyelenggarakan kegiatan statistik yang sesuai dengan ketentuan serta mendukung kebutuhan organisasi.
Pembinaan Statistik Sektoral Kementerian Pertahanan Seri I merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahanan dalam meningkatkan kapasitas penyelenggara statistik sektoral di lingkungan Kementerian Pertahanan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh unit organisasi semakin siap menghadapi pelaksanaan EPSS Tahun 2026 serta mampu menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Kementerian Pertahanan Seri I berlangsung dengan lancar dan ditutup oleh Kepala Pusdatin Kemhan. Diharapkan hasil pembinaan ini dapat diimplementasikan oleh seluruh unit organisasi sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral, memperkuat tata kelola data, serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Statistik Kementerian Pertahanan secara berkelanjutan.
