TUGAS DAN FUNGSI


Pasal 761

(1) Badan Logistik Pertahanan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri.
(2) Badan Logistik Pertahanan dipimpin oleh Kepala Badan.

Pasal 762

Badan Logistik Pertahanan mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan logistik pertahanan dan Sarana Pertahanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 763

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 762, Badan Logistik Pertahanan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:

a. penyusunan kebijakan teknis, program, dan anggaran pelaksanaan pengelolaan logistik pertahanan dan Sarana Pertahanan;
b. pelaksanaan pengadaan barang Alpalhankam serta Sarana Pertahanan;
c. pelaksanaan pengadaan jasa pemeliharaan Alpalhankam serta Sarana Pertahanan;
d. pelaksanaan pengadaan dan pengelolaan barang dan jasa konstruksi pertahanan;
e. pelaksanaan pengelolaan logistik pertahanan;
f. pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan logistik pertahanan dan Sarana Pertahanan;
g. pelaksanaan administrasi Badan; dan
h. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.

Pasal 764

Badan Logistik Pertahanan terdiri atas

a. Sekretariat Badan;
b. Pusat Pembiayaan;
c. Pusat Alat Peralatan Pertahanan;
d. Pusat Konstruksi;
e. Pusat Kodifikasi; dan
f. Pusat Barang Milik Negara.

Sumber : Permenhan No. 30 Tahun 2025

Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia