PELATIHAN PROGRAM BASELOG Dl PUSKOD BARANAHAN KEMHAN TANGGAL 9 S.D. 13 JULI 2018

Rabu, 15 Agustus 2018

Baselog1

Foto bersama setelah acara Pembukaan Pelatihan Baselog

NATO Aligned Committee 135 (AC/135) menyediakan Konsep Baselog untuk membantu negara-negara yang disponsori dalam meningkatkan kapabilitas kodifikasinya agar mencapai standar NATO CodificBaselog2ation System (NCS). Puskod Baranahan Kemhan selaku NATO Codification Bureau (NCB) Indonesia adalah negara yang disponsori dengan status keanggotaan Tier 1 memanfaatkan kesempatan ini dengan asistensi dan AC/135 untuk evaluasi dan peningkatan kemampuan kodifikasi di Indonesia. Hal ini

Baselog3untuk mendukung NCB Indonesia dalam rangka pemanfaatan kodifikasi sistem NSN dalam pembinaan materiil pertahanan di lingkungan Kemhan dan TNI sekaligus persiapan menghadapi kenaikan status keanggotaan dari Tier-1 menjadi Tier-2. Instruktur pelatihan Baselog Adam PUSTEJOVSKY, Senior Technical Officer (AC/135) General and Cooperative Services Programme NSPA dan Daniel STANNARD, Project and Industry Liaison and International Engagement Manager NCB of Australia, Capability Acquisition and Sustainment Group, Australia Department of Defence. Personel yang mengikuti pelatihan berjumlah 30 orang terdiri atas pejabat dan anggota Puskod Baranahan Kemhan. Materi pelatihan Program Baselog antara lain: review persyaratan Tier-2 (Nato Commercial And Government Entity (NCAGE), persyaratan data, data pemeliharaan dan pengujian itu sendiri), pertukaran data (transaksi internasional), NMBS/NABS (saluran komunikasi), NMCRL (Publikasi NSN),

sistem informBaselog4asi manajemen (kualitas data), alat perawatan daring/online (transaksi perawatan manual) serta NCS di masa depan (XML, taksonomi yang disempurnakan dan perancangan ulang karakteristik).

Sasaran Pelatihan Program Baselog adalah peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam rangka untuk mempersiapkan NCB Indonesia dalam rangka transisi menuju Tier-2.

 

 

Manfaat pelatihan Program Baselog, antara lain:

  • Peningkatan pengetahuan mengenai transaksi internasional kodifikasi yang dilakukan NCB negara-negara NATO / Tier-2 dalam rangka mempersiapkan NCB Indonesia menaikan status keanggotaannya dari Tier-1 menjadi Tier-2.
  • Peningkatan hubungan kerja sama antara NCB Indonesia dengan NCB Australia, agar kualitas sumber daya manusia di bidang kodifikasi Puskod Baranahan Kemhan meningkat setara dengan kemampuan negara lain.
  • Puskod Baranahan Kemhan dapat mengadopsi pengalaman dan pengetahuan NCB dari negara lain dalam proses kodifikasi materiil untuk mendukung interoperability materiil pertahanan antar matra di lingkungan TNI.
  • Pengembangan kodifikasi dan sistem informasi untuk mempersiapkan NCB Indonesia dalam rangka transisi dan prasyarat menuju Tier-2 Sponsorship.



Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia