Workshop Kodifikasi Materiel Sistem NSN di Lingkungan Kemhan dan TNI Perkuat Keseragaman dan Standardisasi Kodifikasi

Kamis, 27 Agustus 2026

Jakarta — Pusat Kodifikasi Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan (Puskod Baloghan Kemhan) menyelenggarakan Workshop Kodifikasi Materiel Sistem NSN di Lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI sebagai upaya meningkatkan pemahaman, menyamakan persepsi, serta mewujudkan keseragaman dan standardisasi dalam penyelenggaraan kodifikasi materiel pertahanan. Kegiatan ini menempatkan kodifikasi sebagai bagian penting dalam mendukung pengelolaan logistik pertahanan yang modern dan terstandar. Peserta diarahkan untuk memahami bahwa kodifikasi materiel merupakan sistem berstandar internasional yang perlu diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan data materiel pertahanan. Workshop membekali peserta dengan pemahaman mulai dari aspek kebijakan hingga pelaksanaan teknis kodifikasi. Materi pertama membahas Kebijakan Nasional Penyelenggaraan Kodifikasi Materiel Pertahanan, dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai landasan dan penyelenggaraan kodifikasi serta hubungan kelembagaan dalam pelaksanaannya. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Mengenal Kodifikasi Materiel Sistem NSN yang membahas prinsip dasar kodifikasi, termasuk pemahaman mengenai NCAGE, NSN Official, dan NSN Lokal. Peserta juga diperkenalkan dengan NATO Codification System (NCS) sebagai sistem yang menjadi standar internasional dalam pertukaran dan pengelolaan informasi kodifikasi materiel.

Memperkuat Kemampuan Teknis dan Praktis

Tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, workshop juga menitikberatkan pada kemampuan teknis melalui materi Teknis Pelaksanaan Skrining Materiel. Peserta dilatih memahami proses pencarian dan penyaringan data materiel berdasarkan informasi teknis dan data referensi yang tersedia. Dalam sesi ini digunakan contoh materiel Annunciator Light untuk memperlihatkan bagaimana proses pencarian NSN dilakukan melalui Reference Number/Part Number, Approved Item Name (AIN), Item Name Code (INC), serta informasi teknis lainnya. Peserta juga diperkenalkan pada pentingnya verifikasi data referensi dan status data dalam sistem kodifikasi. Workshop kemudian dilanjutkan dengan materi Fungsi dan Alat Kodifikasi NCS melalui simulasi dan praktik. Peserta mempraktikkan tahapan proses kodifikasi mulai dari pemberian Nama Baku (AIN/H6), penentuan GroupKlass/NSC (H2), penentuan IIG dan APP Key, hingga penguraian karakteristik materiel menggunakan FIIG/MRC.

Membangun Kualitas dan Keseragaman Data

Aspek penting lainnya yang menjadi perhatian dalam workshop adalah kualitas data sebelum dilakukan pengiriman kepada Puskod Baloghan Kemhan selaku NCB Indonesia. Peserta dilatih menyiapkan data materiel secara lengkap, antara lain nama materiel, Part Number/Reference Number, NSN apabila telah tersedia, AIN, INC, NCAGE, nama dan negara produsen, gambar materiel, serta spesifikasi teknis. Tahapan tersebut dilanjutkan dengan materi Simulasi dan Praktik Pengiriman Data Verifikasi dan Validasi Data Materiel serta Permohonan Kodifikasi. Peserta mempraktikkan tata cara penyampaian data kepada Puskod, termasuk data untuk kebutuhan verifikasi dan validasi maupun permohonan kode lokal sesuai mekanisme yang diperkenalkan dalam workshop.

Mendorong Terwujudnya Logistik Pertahanan yang Terstandar

Secara keseluruhan, Workshop Kodifikasi Materiel Sistem NSN menjadi forum untuk memperkuat kesamaan persepsi, keseragaman proses, dan standardisasi penyelenggaraan kodifikasi materiel di lingkungan Kemhan dan TNI. Kegiatan ini mengintegrasikan pemahaman kebijakan, penguasaan prinsip dasar NCS, kemampuan skrining dan identifikasi materiel, pemanfaatan alat kodifikasi, hingga praktik verifikasi, validasi, dan pengiriman data kepada Puskod. Peserta juga diberikan ruang untuk menyampaikan saran, masukan, dan pertanyaan sebagai bahan evaluasi serta tindak lanjut penyelenggaraan kodifikasi.

 

Melalui kegiatan tersebut, Puskod Baloghan Kemhan mendorong terbentuknya kemampuan yang semakin seragam di antara unsur Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, dan U.O. Angkatan dalam melaksanakan kodifikasi materiel.

 




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia