Manfaat NSN dalam Pembinaan Materiil Bekal Workshop Kodifikasi Materiil di Lingkungan TNI
Minggu, 5 Mei 2013
Workshop kodifikasi materiil sistem NSN merupakan salah satu wujud bimbingan dan supervisi teknis yang diselenggarakan oleh Puskod Baranahan Kemhan serta ditujukan bagi pengelola logistik di lingkungan TNI. Dasar penyelenggaraannya adalah Permenhan Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pokok-pokok Penyelenggaraan Kodifikasi Materiil Pertahanan Sistem NSN di Lingkungan Dephan dan TNI. Di dalamnya diatur tentang kewenangan Puskod Baranahan Kemhan untuk menentukan kebijakan pengumpulan dan pengolahan, perumusan materi, serta hasil evaluasi dan pengembangan data inventori dari Kemhan, Mabes TNI, Angkatan dan/atau pabrikan.
Kegiatan workshop kali ini diselenggarakan di lingkungan TNI AD, AL, dan AU selama 3 minggu berturut-turut. Masing-masing matra mengikuti workshop ini selama 5 hari kerja, dengan rincian 3 hari kerja berupa pembukaan, teori, dan penutupan yang bertempat di Ditkesad, Disbekal, dan Bekmatpus, serta 2 hari kerja berupa latihan teknis yang bertempat di ruang kelas Puskod Baranahan Kemhan.
Workshop diikuti oleh 30 peserta di matra AD dan AU, serta 25 peserta di matra AL yang berasal dari satuan-satuan kerja pembina logistik yang berpangkat Letda hingga Letkol maupun PNS. Mereka memperoleh pengetahuan tentang pemanfaatan NSN dalam mendukung pembinaan materiil serta pelatihan teknis cara penggunaan beragam katalog materiil bekal yang tersedia. Selain itu, mereka juga memperoleh bimbingan teknis tentang pengumpulan data materiil bekal untuk dihimpun oleh Puskod Baranahan Kemhan dan diintegrasikan ke dalam basis data nasional.
Secara umum, materi ajaran yang disampaikan dalam workshop kali ini meliputi:
a. Organisasi NCB. Materi ini meliputi gambaran organisasi NATO Support Agency (NSPA) dan Allied Committee (AC/135) sebagai organisasi kodifikasi internasional, serta National Codification Bureau (NCB) sebagai badan kodifikasi yang berada di tiap negara anggota NATO Codification System (NCS). Para peserta diharapkan mengetahui dan mengenal struktur organisasi-organisasi tersebut, termasuk visi, misi, dan perannya dalam bidang kodifikasi materiil bekal khususnya pertahanan.
b. Manfaat Kodifikasi Sistem NSN terhadap Duklog TNI. Materi ini meliputi gambaran manfaat sistem NSN terhadap dukungan logistik TNI. Para peserta diharapkan mengetahui dan memahami manfaat yang dapat dipetik dari pengaplikasian kodifikasi materiil sistem NSN untuk kepentingan pembinaan materiil pertahanan.
c. Proses Transaksi Data NSN. Materi ini meliputi mekanisme sistem transaksi data NSN, baik antara NCB dengan NSPA/AC135 maupun antara Kemhan, TNI, dan industri dengan Puskod Baranahan Kemhan sebagai NCB Indonesia.
d. Pengenalan Tahapan Kodifikasi Sistem NSN. Materi ini meliputi teori proses kodifikasi materiil sistem NSN dari penentuan nama baku, klasifikasi, identifikasi, dan penetapan NSN. Materi ini hanya bersifat pengenalan kepada peserta tentang tugas pokok yang dilaksanakan oleh Puskod Baranahan Kemhan.
e. Publikasi Katalog Materiil Sistem NSN. Materi ini meliputi teori penggunaan publikasi katalog materiil, baik secara nasional seperti CD Puskod, maupun internasional seperti NMCRL, FedLog, Haystack Gold, dan Soprano.
f. Pengenalan dan Demo Katalog materiil. Materi ini meliputi pengenalan dan teknis penggunaan berbagai katalog materiil yang tersedia untuk kegiatan riset materiil bekal.
g. Aplikasi dan Demo Katalog materiil dalam Pembinaan materiil. Materi ini meliputi pengenalan dan teknis pemanfaatan beragam katalog yang tersedia untuk mendukung pembinaan materiil di TNI.
h. Latihan Teknis Pengoperasian Katalog Materiil. Sesi praktik ini dilaksanakan di ruang kelas Puskod Baranahan Kemhan. Para peserta mencoba langsung menggunakan beragam katalog materiil yang tersedia dibimbing oleh beberapa tenaga pendidik.
i. Pengumpulan Data Materiil Bekal. Pengumpulan data materiil bekal dari TNI dilaksanakan secara paralel selama kegiatanworkshop berlangsung. Para peserta yang terdiri atas pembina materiil diberikan penjelasan mengenai dasar dan teknis pengumpulan data materiil bekal untuk dihimpun ke dalam basis data yang akan dipublikasikan oleh Puskod Baranahan Kemhan.
j. Forum Diskusi dan Tanya Jawab. Sesi ini dilakukan sebelum pelaksanaan penutupan workshop. Pada sesi ini para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan beragam masukan demi pengembangan pelaksanaan workshop kodifikasi materiil di masa mendatang.

