KEMHAN GELAR INDO DEFENCE 2014 EXPO & FORUM

Kamis, 6 November 2014

Kementerian Pertahanan kembali menggelar pameran industri pertahanan berskala Internasional, Indo Defence 2014 Expo & Forum, dengan tema “World Defence Technology Improvement”. Indo Defence 2014 Expo & Forum yang berlangsung dari tanggal 5 November sampai dengan 8 November 2014 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran Jakarta ini, rencananya akan dibuka oleh Wakil Presiden Rl H Jusuf Kalla, didampingi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Sebanyak 56 negara akan mengirimkan delegasi resmi untuk menyaksikan pameran tersebut, termasuk negara-negara ASEAN. Negara-negara tersebut antara lain; Qatar, Malaysia, Rep. Belarusia, Timor Leste, Jepang, Serbia, Pakistan, Swedia, Portugal, Laos, Polandia, Filipina, Laos, Polandia, Brazil, Vietnam, Rep. Ceko, Turki, Inggris, Perancis, Singapura, Brunei Darussalam, Rep. Korea, India, Mesir, Australia, Amerika Serikat, Iran, Kamboja, Rusia dan Thailand.

Indo Defence 2014 Expo & Forum adalah ajang promosi bagi produsen peralatan pertahanan dan keamanan internasional yang digelar dua tahun sekali. Tahun ini, 700 peserta perusahaan asing dan dalam negeri akan memamerkan produk-produk peralatan pertahanan dan keamanan dengan teknologi terkini. Perusahaan asing yang akan memamerkan produknya antara lain General Dynamics, BAE Systems, Rosoboronexport, Sukhoi Aviation, Avibras, Airbus Defence, DSME, Damen Schelde, Lockheed Martin, Northtrop Grumman, Embraer Defence & Systems, SAAB, Thales Air Defence, Beretta Defence Technologies. Bell Helicopter Textron dan sebagainya.

Indo Defence 2014 Expo & Forum yang diselenggarakan keenam kalinya ini juga diikuti oleh industri pertahanan dalam negeri milik pemerintah maupun swasta, instansi pemerintah, perguruan tinggi dan media. Industri pertahanan dalam negeri terkemuka yang akan yang mengikuti pameran ini antara lain PT. DI, PT. Pindad, PT. LEN, PT. Dok Koja Bahari, PT. INTI, PT. Krakatau Steel, PT. Industri Kapal Indonesia,  PT. PAL, dan PT. Dahana, PTBhimasena, PT CMI, PT. Maju Mapan, PT. Sari Bahari, PT. Garda Persada, T&E Simulation, PT. Farin Indonesia, PT. Palindo Marine, PT. Tesco Indomaritim dan sebagainya. Sedangkan instansi pemerintah akan turut berpartisipasi, antara lain Badan Keamanan Laut, Basarnas, BPPT, BNPP, LIPI, LAPAN, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian.

Pameran yang diselenggarakan setiap 2 (dua) tahun sekali ini akan digelar di area indoor, yaitu di Hall A, Hall B dan Hall D JIExpo Kemayoran dimana peserta pameran dari dalam dan luar negeri berpartisipasi dalam pameran tersebut. Sedangkan area outdoor diisi dengan display Alutsista diantaranya; 9 unit Panser Anoa Pindad, 2 unit helikopter Bell-412 Penerbad, Pesawat Swayasa FASI, Rantis Merpati, Rantis Elmas, Tank Amphibi BMP-3F, Radar Rheinmetall, Tank Marder Rheinmetall, Senjata Mortar Rheinmetall, serta demonstrasi Tim Aerobatik Pegasus TNI AU.

Selain pameran produk, juga akan digelar seminar internasional bertajuk “Exploring Defence Offset  in Indonesia : Expectation, Partnership, and Strategies of Engagement”. Melalui seminar ini  diharapkan terjalin kerjasama antar industri pertahanan Indonesia dengan negara lain melalui kegiatan alih teknologi. Pada gilirannya, industri pertahanan mampu meningkatkan perekonomian melalui investasi. Dalam pameran ini, Kementerian Pertahanan Indonesia akan menandatangani perjanjian kerjasama industri pertahanan dengan Pemerintah Turki, yang akan menandai dimulainya kolaborsi pembangunan produk-produk peralatan pertahanan kedua negara pada masa mendatang.

Demikian Siaran Pers Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan.




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia