Kemhan Laksanakan Bhakti Sosial Dan Sosialisasi Perbatasan Darat RI – Malaysia Di Kalimantan Timur

Kamis, 27 Juli 2017

IMG-20170727-WA0007Kalimantan Timur – Dalam rangka mendukung Pembangunan Pengamanan dan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan (PPWP) di kawasan perbatasan Kalimantan Timur. Kementerian Pertahanan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Ditjen Kuathan Kemhan) yang diwakili oleh Direktur Kesehatan Ditjen Kuathan Kemhan, Laksma TNI dr. Arie Zakaria, Sp.OT melaksanakan kegiatan bantuan kesehatan berupa pengobatan massal dan sosialisasi perbatasan darat RI – Malaysia untuk semua warga yang tinggal di desa Mamahak Besar, Kecamatan Long Bagun – Kalimantan Timur, Rabu, 26/07/2017.

Ditkes Ditjen Kuathan Kemhan Laksma TNI dr. Arie Zakaria, Sp.OT saat membacakan amanat Dirjen Kuathan Kemhan Mayjen TNI Bambang Hartawan, M.Sc menjelaskan bahwa Pembangunan daerah perbatasan harus terus dilaksanakan, karena rentan terhadap masuknya berbagai pengaruh negative. Terutama dari segi ideologi, politik, ekonomi dan sosial budaya.

Lebih lanjut Dirjen Kuathan Kemhan dalam amanat yang dibacakan oleh Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan menjelaskan bahwa daerah perbatasan merupakan “tameng” bagi Pertahanan dan keamanan Negara. Karena merupakan daerah yang langsung berhadapan dengan Negara luar. Sehingga memberikan dampak kepada kedaulatan dan harga diri bangsa.

Penanganan dan pembangunan daerah perbatasan perlu dilakukan secara komprehensif. Dengan melakukan pendekatan kesejahteraan dan juga melakukan pendekatan keamanan. Keseriusan serta komitmen dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sangat diperlukan, untuk menjadikan daerah perbatasan sebagai garda terdepan bangsa.

Isu – isu perbatasan sering menarik perhatian masyarakat. Karena peristiwa yang terjadi memiliki dampak politis yang besar dan menimbulkan sentiment kebangsaan Kawasan perbatasan memiliki nilai strategis dari sudut pandang pertahanan dan keamanan. Karena mempengaruhi kedaulatan wilayah Negara, hubungan internasional dan stabilitas keamanan dalam negeri.

Kementerian Pertahanan mempunyai perhatian yang cukup besar untuk hal perbatasan tersebut. Sehingga selain pelaksanaan bakti kesehatan, Kemhan juga melaksanakan sosialisasi perbatasan darat RI – Malaysia. Dalam bakti sosial pengobatan massal ini, dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu pengobatan umum, pengobatan gigi dan pemberian sembako sebanyak 350 paket untuk masyarakat umum. Kemudian juga penyerahan alat kesehatan kepada puskesmas pembantu Long Bagun dan Dinas Kesehatan Kodim 0912/Kutai Barat, seperangkat komputer untuk Koramil 0912 – 03 Long Bagun. Untuk pasien umum dan pasien gigi sendiri terdaftar sebanyak 350 pasien dan diikuti peragaan cara gosok gigi yang benar kepada 50 anak SD setempat. Sedangkan untuk perserta sosialisasi perbatasandarat RI – Malaysia sebanyak 100 peserta.

Kegiatan sosialisasi perbatasan darat RI – Malaysia yang diikuti oleh 100 warga masyarakat ini, meliputi sosialisasi hasil-hasil yang telah dicapai dalam penanganan perbatasan dan permasalahannya. Disampaikan juga program-program ke depan dalam Pembangunan Pemberdayaan Pengamanan Wilayah Perbatasan (PPWP). Kegiatan sosialisasi ini diharapkan agar masyarakat yang bertempat tinggal di perbatasan serta aparat pemerintah sipil. Dapat berperan aktif dalam menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan dari kegiatan illegal di perbatasan.

Kegiatan yang melibatkan satuan TNI setempat melalui Koramil 0912 – 03 Long Bagundan SKPD Kabupaten Mahakam Hulu ini secara umum bertujuan demi mencapai ketahanan nasional bangsa Indonesia yaitu kondisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegritasi dengan baik, yang didalamnya berisi keseriusan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. Kegiatan ini merupakan kegiatan penyeimbang dan sebagai upaya pemerataan wilayah sekitar perbatasan yang dilakukan sebelumnya di Long Aparidan Long Pahangai.

Dirjen Kuathan Kemhan dalam sambutan tertulisnya menekankan bahwa kegiatan ini perlu terus dilakukan secara berkesinambungan karena sangat penting meningkatkan kesadaran bernegara, membentuk pola hidup sehat. Yang semuanya terakumulasi guna mempertahankan NKRI, karena NKRI adalah harga mati.

Saat melaksanakan kegiatan ini Ditkes Ditjen Kuathan Kemhan didampingi oleh Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Wilayah Perbatasan Darat Ditwilhan Ditjen Strahan Letkol CTP, Ir. Onny Joko S, MM, serta selaku Pengendalian dan pengawasan Direktorat Pengerahan Ditjen Strahan Kemhan Kolonel Lek. Gatot Sarwana TM. Kasubdit Ditkes Ditjen Kuathan Kemhan Kolonel CKM drg. M. Fuad (JLY/DAS)

 




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia