Pisah Sambut Ketua PAPN, Ingatkan Persatuan APN Harus Kompak

Jumat, 23 Februari 2024

Bogor – Bertempat di Hotel Hill Mega Mendung Bogor, pada hari Jumat (23/2) dilaksanakan pisah sambut Ketua Persatuan Analis Pertahanan Negara (PAPN) Kemhan periode 2019-2023, Drs. Kosniadi, M.Si yang telah purna tugas dalam kedinasan. Selanjutnya diserahterimakan kepada PNS Alwin Supriadi, S.E., M.Si kepada Ketua Persatuan Analis Pertahanan Negara periode 2024-2028.

Pada kesempatan tersebut selain perkenalan pejabat baru, pejabat lama juga menyampaikan kesan dan pesan selama menjabat sebagai Ketua Persatuan Analis Pertahanan Negara. Drs.Kosniadi, M.Si berpesan kepada APN Kemhan bahwa harus berjuang dalam berkarir, agar APN Kemhan dapat lebih maju dan sukses, serta tetap jaga persatuan. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh APN Kemhan.

Selain itu, kesempatan juga diberikan kepada Ketua PAPN baru untuk memberikan pesan dan kesan. PNS Alwin Supriadi, S.E., M.Si menegaskan kepada APN harus tetap semangat dan akan meneruskan perjuangan serta program APN yang telah terbentuk sebelumnya. Adapun program kerja selanjutnya antara lain adalah menyempurnakan peraturan-peraturan mengenai masalah jabatan Analis Pertahanan Negara.

“Persatuan APN harus kompak dan tidak boleh lemah,” tegas Ketua PAPN PNS Alwi.

Pada rangkaian acara juga diadakan workshop tentang Pembangunan Karakter Analis Pertahanan Negara Dalam Menghadapi Tantangan ke Depan. Hadir pembicara workshop yaitu Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si. Menurut Dr. Mariman Darto, salah satu permasalahan yang sering dihadapi saat pengembangan kompetensi ASN diantaranya adalah akses belajar yang terbatas. Oleh karena itu beliau menekankan bahwa setiap pegawai ASN wajib melakukan pengembangan kompetensi melalui pembelajaran secara terus menerus agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi.

“Kualifikasi pendidikan itu penting guna pengembangan kompetensi,” tegas Dr. Mariman Darto. (Biro Humas Setjen Kemhan)




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia