Menhan Sjafrie Bekali Kadet KKRI, Siapkan Generasi Muda Calon Pemimpin Bangsa
Selasa, 6 Januari 2026
Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan dan pengarahan kepada Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang berlangsung di Aula Bhineka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa, (6/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan strategis generasi muda calon pemimpin bangsa yang berasal dari berbagai penjuru Tanah Air.
Dalam arahannya, Menhan menegaskan bahwa KKRI merupakan wadah strategis untuk menyiapkan benih-benih putra-putri terbaik bangsa. Para kadet dipandang sebagai harapan negara dan rakyat Indonesia yang kelak diharapkan mampu tampil sebagai pemimpin berkarakter, berwawasan luas, serta memiliki loyalitas tinggi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menhan juga menekankan pentingnya memiliki cita-cita besar yang diperjuangkan melalui proses pembelajaran, pengorbanan, dan pengabdian.
Menurut Menhan, disiplin merupakan fondasi utama dalam membentuk pribadi unggul. Karena tanpa disiplin, potensi dan cita-cita tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, para kadet didorong untuk membangun kemandirian, berdiri tegak, dan berjalan dengan keyakinan dalam mengabdi.
Pada kesempatan tersebut, Menhan juga memberikan perhatian terhadap minat sebagian kadet KKRI yang bercita-cita menjadi penerbang TNI Angkatan Udara. Pemerintah membuka peluang pembinaan dan pendidikan yang terarah, termasuk opsi pendidikan terpusat dan percepatan akademik, sepanjang didukung oleh minat, kemampuan, dan persetujuan orang tua. “Negara akan hadir memfasilitasi proses pendidikan tersebut sebagai investasi jangka panjang sumber daya manusia pertahanan,” kata Menhan.
Mengakhiri pembekalan, Menhan menyampaikan rasa bangga atas semangat, tekad, dan keberanian para kadet KKRI untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Diharapkan, para kadet mampu menjaga semangat nasionalisme dan patriotisme, mengasah kemampuan diri, serta memanfaatkan setiap peluang pembinaan yang diberikan negara demi mewujudkan Indonesia yang kuat, berwibawa, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat.
Pembekalan tersebut diikuti oleh 58 kadet dari KKRI, yang terdiri atas 51 kadet putra dan 7 kadet putri, dengan latar belakang asal sekolah serta daerah yang beragam dari berbagai penjuru Indonesia yaitu Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Maluku, Papua, Lampung. (Biro Infohan Setjen Kemhan)






