Penguatan Kerja Sama Pertahanan, Menhan RI Laksanakan Kunjungan Resmi ke Kemhan Bosnia dan Herzegovina

Senin, 12 Januari 2026

Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina — Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan resmi ke Bosnia dan Herzegovina dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Bosnia dan Herzegovina H.E. Zukan Helez, di Kementerian Pertahanan Bosnia dan Herzegovina, Sarajevo, Minggu (11/1/2026).

Kunjungan bilateral ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral serta menjajaki pengembangan kerja sama strategis di bidang pertahanan.

Dalam diskusi pertahanan, kedua Menhan membahas dinamika lingkungan strategis regional dan global serta menegaskan pentingnya kerja sama pertahanan dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan keamanan dunia.

Selanjutnya, dalam konferensi pers pertemuan antara Menteri Pertahanan Indonesia dan Menteri Pertahanan Bosnia dan Herzegovina menghasilkan komitmen kuat untuk meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai bidang pertahanan. Fokus utama mencakup penguatan industri pertahanan, pendidikan militer, transfer teknologi, serta dukungan bersama bagi upaya misi kemanusiaan dan perdamaian, di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebagai wujud kontribusi bersama terhadap perdamaian dan stabilitas global.

Sebagai hasil konkret dari pertemuan tersebut, pejabat tinggi pertahanan kedua negara menandatangani Joint Statement yang menegaskan kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama pertahanan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Pertahanan dalam waktu sesegera mungkin, dan penjajakan penempatan atase pertahanan Bosnia di Indonesia, sebagai langkah peningkatan hubungan diplomatik militer kedua negara. Hal ini menjadi bukti keseriusan kedua negara membangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan dan berbasis kepercayaan.

Sejalan dengan hal tersebut, dalam rangkaian kunjungan kerja di Bosnia dan Herzegovina, Menteri Pertahanan RI beserta delegasi juga melaksanakan kunjungan ke fasilitas industri pertahanan Pretis.

Kunjungan Menhan Sjafrie ini menegaskan kebijakan pertahanan Indonesia yang terbuka terhadap penguatan kerja sama pertahanan dengan mitra internasional, sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, serta diharapkan segera ditindaklanjuti guna mendukung kepentingan pertahanan kedua negara dan perdamaian dunia. (Biro Infohan Setjen Kemhan)




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia