Sekjen Kemhan Tinjau Kesiapan Seleksi dan Sarpras Pendidikan SPPI KDKMP & KNMP Kemhan 2026 di Jawa Timur
Kamis, 21 Mei 2026
Surabaya – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo melakukan rangkaian peninjauan kesiapan pelaksanaan seleksi serta sarana dan prasarana pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (SPPI KDKMP dan KNMP) Kemhan Tahun 2026 di wilayah Jawa Timur, Rabu (20/5/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan pelaksanaan seleksi Mental Ideologi (MI) tertulis di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Selanjutnya, Sekjen Kemhan meninjau kesiapan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan (rikkes) di RSAL dr. Ramelan dan RS Tingkat III Brawijaya Surabaya. Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan fasilitas kesehatan, tenaga medis, alur pemeriksaan, serta sarana pendukung lainnya agar pelaksanaan seleksi kesehatan berjalan optimal, tertib, dan profesional.
Sekjen Kemhan kemudian melanjutkan peninjauan ke SMP Kartika IV-11 Surabaya dan Yonif Raider 500 yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan wawancara Mental Ideologi bagi peserta seleksi SPPI KDKMP dan KNMP. Pada kesempatan tersebut dilakukan pengecekan kesiapan ruang wawancara, sistem pendukung pelaksanaan seleksi, serta kesiapan personel pelaksana guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan lancar, objektif, dan sesuai ketentuan.
Pada siang harinya, Sekjen Kemhan melaksanakan peninjauan ke Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya di Malang dalam rangka mengecek kesiapan sarana dan prasarana pendidikan yang akan digunakan pada program pendidikan pembentukan SPPI KDKMP dan KNMP Kemhan Tahun 2026. Peninjauan tersebut turut dihadiri Danrindam V/Brawijaya serta Danpusdik Arhanud, mengingat Pusdik Arhanud menjadi salah satu lembaga pendidikan yang akan digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan SPPI.
Dalam kegiatan tersebut, Sekjen Kemhan menerima paparan terkait kesiapan fasilitas pendidikan yang meliputi ruang kelas, barak, ruang makan, fasilitas latihan, pelayanan kesehatan, hingga sarana pendukung lainnya. Berdasarkan paparan kesiapan sarpras, Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya disiapkan untuk mendukung pendidikan sekitar 700 peserta didik. *Sementara itu, Pusdik Arhanud juga menyiapkan fasilitas pendidikan dan akomodasi dalam kondisi baik dengan kapasitas lebih dari 500 peserta didik guna mendukung pelaksanaan program tersebut.*
Sekjen Kemhan menegaskan bahwa kesiapan sarana, prasarana, dan dukungan penyelenggaraan menjadi faktor penting dalam menjamin kualitas pelaksanaan seleksi maupun pendidikan SPPI KDKMP dan KNMP Kemhan Tahun 2026. Lebih lanjut, menurut Sekjen Kemhan seluruh proses harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel guna menghasilkan SDM terbaik yang memiliki integritas, kemampuan manajerial, serta semangat bela negara yang kuat.
Program pendidikan SPPI KDKMP dan KNMP Kemhan Tahun 2026 dirancang untuk menyiapkan SDM unggul yang akan mendukung pengelolaan KDKMP dan KNMP di berbagai wilayah Indonesia melalui kombinasi pendidikan dasar kemiliteran dan pelatihan manajerial.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekjen Kemhan juga didampingi Kasdam V/Brawijaya, Asintel, Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kakesdam V/Brawijaya, dan Karumkit RSAL dr. Ramelan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)






