Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 939/Macan Putih, Dorong Pemberdayaan Wilayah Dan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026

Tasikmalaya, Jawa Barat — Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Marshaling Area Yonif TP 939/Macan Putih, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (29/7/2026), untuk meninjau kesiapan satuan serta perkembangan pembinaan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih, agar berjalan optimal dalam mendukung pertahanan negara.

Kunjungan kerja Menhan ini diawali menerima paparan dari Komandan Yonif TP 939/Macan Putih, Letkol Inf Deddy Setya Wijaya, mengenai kondisi satuan, kesiapan personel, pelaksanaan pembinaan teritorial, serta rencana pembangunan pangkalan permanen yang akan berlokasi di Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Pangkalan permanen tersebut direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 40 hektare.

Dalam paparan tersebut disampaikan bahwa satuan telah mengembangkan berbagai program budidaya pertanian dan peternakan yang mulai menunjukkan hasil. Program tersebut tidak hanya mampu mendukung kebutuhan satuan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui pemberdayaan potensi wilayah dan peningkatan ketahanan pangan.

Menhan mengapresiasi berbagai kegiatan pembinaan teritorial yang telah dilaksanakan Yonif TP 939/Macan Putih. Di bidang keamanan, patroli rutin bersama aparat dan masyarakat terbukti mampu menekan aktivitas kelompok bermotor yang meresahkan masyarakat (geng motor), sehingga meningkatkan rasa aman di lingkungan sekitar. Dari sisi ekonomi, berkembang sedikitnya 15 unit usaha UMKM di sekitar satuan mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat sejak kehadiran Yonif TP.

Pada bidang sosial budaya, Menhan juga memberikan apresiasi atas keterlibatan prajurit dalam kegiatan pembinaan masyarakat, termasuk latihan marawis bersama pondok-pondok pesantren di wilayah sekitar. Menurut Menhan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan harmoni sosial.

Dalam arahannya kepada prajurit, Menhan menegaskan bahwa Yonif Teritorial Pembangunan harus menjadi satuan yang tidak hanya memiliki kemampuan tempur yang profesional, tetapi juga mampu menjadi penggerak pembangunan di wilayah penugasan. Prajurit diharapkan terus menjaga disiplin, loyalitas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi oleh Wakil Panglima TNI, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, serta Kasdam III/Siliwangi. (Biro Infohan Setjen Kemhan)




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia