Kemhan RI Pimpin Pertemuan ke-30 INDOMALPHI JWG on the TCA
Rabu, 29 April 2026
Bandung — Direktur Kerja Sama Internasional Pertahanan (Dirkersinhan) Ditjen Strahan Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI M. Lufti, memimpin pertemuan ke-30 INDOMALPHI Joint Working Group Meeting on the Trilateral Cooperative Arrangement (JWG Meeting on the TCA) yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (28/4/2026). Pertemuan trilateral ini mempertemukan delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina dalam kerangka kerja sama pertahanan dan keamanan maritim kawasan.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI M. Lufti menekankan bahwa pertemuan tahun ini memiliki makna yang sangat strategis, bertepatan dengan peringatan ke-10 implementasi INDOMALPHI TCA. Dirkersinhan menegaskan bahwa meskipun kerja sama ini telah berhasil menjaga stabilitas koridor maritim Laut Sulu-Sulawesi, ancaman yang dihadapi kini semakin kompleks, termasuk ancaman digital dan penggunaan kecerdasan buatan untuk kepentingan yang merugikan keamanan kawasan.

“Kita saat ini masih menghadapi ancaman yang bersifat asimetris dan digital. Kita telah menyaksikan bagaimana kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk radikalisasi massal, dan ancaman nyata serangan siber berbasis AI terhadap infrastruktur pelabuhan serta Pusat Komando Maritim kita. Ini bukan skenario masa depan, ini adalah ancaman nyata yang harus kita antisipasi,” ujar Brigjen TNI M. Lufti.
Pertemuan yang berlangsung selama empat hari sejak 27 hingga 30 April 2026 ini membahas berbagai agenda penting, di antaranya perkembangan Trilateral Maritime Patrol (TMP), Trilateral Air Patrol (TAP), pembaruan dari Maritime Command Centres (MCCs), serta kerja sama intelijen termasuk pemetaan jalur penyelundupan di Area of Maritime Interest (AMI).
Melalui forum ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan trilateral demi menjaga perdamaian, keamanan, dan stabilitas kawasan maritim. (Biro Infohan Setjen Kemhan)






