Sekjen Kemhan Tinjau Program Pembekalan Bela Negara SPPI 2026 di Pusdikarhanud
Sabtu, 4 Juli 2026
Malang – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Letjen TNI Tri Budi Utomo melanjutkan rangkaian kunjungan kerja dengan meninjau pelaksanaan Program Pembekalan Bela Negara SPPI Tahun 2026 di Satuan Pendidikan Pusat Pendidikan Arhanud (Pusdikarhanud), Malang, Jawa Timur, Jumat (3/7/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi penyelenggaraan program guna memastikan proses pendidikan berjalan secara profesional, aman, serta mengedepankan keselamatan dan kesehatan seluruh peserta.
Setibanya di Pusdikarhanud, Sekjen Kemhan disambut Komandan Pusdikarhanud Brigjen TNI Made Suryawan beserta jajaran, kemudian menerima paparan mengenai pelaksanaan Program Pembekalan Bela Negara SPPI 2026.
Dalam paparan tersebut dijelaskan perkembangan pelaksanaan pendidikan, kondisi peserta, kesiapan tenaga kesehatan, dukungan sarana prasarana, serta berbagai langkah mitigasi yang telah diterapkan. Menyikapi hal tersebut, Sekjen Kemhan menekankan pentingnya pengawasan kesehatan secara proaktif setiap hari, penerapan buddy system, pengaturan waktu istirahat dan hidrasi, penyesuaian intensitas kegiatan fisik sesuai kondisi peserta, serta penguatan tata kelola penyelenggaraan agar keselamatan peserta tetap menjadi prioritas utama.
Usai menerima paparan, Sekjen Kemhan meninjau secara langsung berbagai fasilitas pendidikan di Pusdikarhanud, meliputi ruang kelas, barak peserta, fasilitas kesehatan, dapur umum, ruang makan, serta sarana pendukung lainnya. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar kelayakan dan mampu mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta.
Pada kesempatan yang sama, Sekjen Kemhan juga memberikan pengarahan kepada para peserta Program Pembekalan Bela Negara SPPI Tahun 2026. Dalam arahannya, Sekjen mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pendidikan dengan penuh semangat, disiplin, menjaga kesehatan, serta membangun jiwa kepemimpinan, integritas, kerja sama, dan semangat bela negara sebagai bekal dalam mengemban tugas sebagai penggerak pembangunan di tengah masyarakat. Sekjen juga mengingatkan agar peserta saling peduli melalui penerapan buddy system sehingga setiap kondisi kesehatan dapat segera diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan penyelenggaraan Program Pembekalan Bela Negara SPPI 2026. Melalui pemantauan langsung di lapangan, diharapkan seluruh proses pendidikan dapat berlangsung semakin profesional, humanis, adaptif, serta menghasilkan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat bela negara yang kuat untuk mendukung pembangunan nasional.
Dalam kunjungan tersebut, Sekjen Kemhan didampingi oleh Karoum Setjen Kemhan Marsma TNI Toni Setiawan, Inspektur III Itjen Kemhan Brigjen TNI Budi Haryono, Direktur Kesehatan Ditjen Kuathan Marsma TNI dr. Mukti Arja Berlian, Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, serta pejabat terkait lainnya. (Biro Infohan Setjen Kemhan)






