Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 941/Singa Perbangsa, Tekankan Pengabdian Prajurit untuk Rakyat dan Negara
Rabu, 29 Juli 2026
Karawang, Jawa Barat — Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Marshaling Area Yonif TP 941/Singa Perbangsa, Rabu (29/7/2026), untuk meninjau kesiapan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 941/Singa Perbangsa serta memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit. Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan untuk memastikan pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan berjalan optimal dalam memperkuat sistem pertahanan rakyat semesta dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dikesempatan tersebut, Menhan menerima paparan dari Komandan Yonif TP 941/Singa Perbangsa, mengenai perkembangan pembentukan satuan, kondisi marshaling area yang saat ini menempati lahan seluas 3,5 hektare di Desa Tamansari, serta rencana pembangunan pangkalan permanen yang berjarak sekitar 7,4 kilometer dari lokasi saat ini di atas lahan seluas kurang lebih 100 hektare. Setelah menerima paparan, Menhan meninjau langsung fasilitas dan sarana prasarana di marshaling area serta berdialog dengan para prajurit.
Dalam arahannya, Menhan menegaskan bahwa setiap prajurit TNI pada hakikatnya adalah tentara rakyat, yang lahir, hidup, tumbuh, dan mengabdi dari, oleh, dan untuk rakyat. Oleh karena itu, setiap prajurit Yonif Teritorial Pembangunan harus menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tugas mempertahankan kedaulatan negara.

Menhan mengingatkan agar seluruh prajurit senantiasa membantu setiap kesulitan masyarakat di sekelilingnya dan tidak sekali-kali menyakiti hati rakyat. Menurut Menhan, kepercayaan dan dukungan masyarakat merupakan kekuatan utama TNI, sehingga perlu dijaga dan diwujudkan melalui pengabdian yang tulus kepada bangsa dan negara. “Balas jasa kepada rakyat bukan dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian sepenuh hati, jiwa, dan raga. Jadilah prajurit yang selalu hadir untuk membantu rakyat dan menjadi kebanggaan masyarakat,” tegas Menhan.
Lebih lanjut, Menhan menyampaikan bahwa setiap prajurit memiliki kesempatan, hak, dan tanggung jawab yang sama untuk terus maju dan mengembangkan kariernya. Namun, keberhasilan tersebut hanya dapat diraih melalui kedisiplinan, kemauan untuk terus berlatih dan belajar, serta komitmen yang kuat dalam memegang teguh nilai-nilai Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menhan berharap seluruh prajurit Yonif TP 941/Singa Perbangsa mampu menjadi prajurit yang profesional, berkarakter, dan dicintai rakyat, sehingga kehadiran satuan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan rakyat semesta, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan wilayah.
Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi oleh Wakil Panglima TNI, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, serta Kasdam III/Siliwangi. (Biro Infohan Setjen Kemhan)






