Seminar Kesehatan XTR 2026 Perkuat Peran Pemuda dan Wanita dalam Membangun Ketahanan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026

Banten – Kementerian Pertahanan RI bersama *18th Medical Command, satuan kesehatan militer Amerika Serikat*, selaku Co-Chair Kelompok Kerja Ahli Kedokteran Militer (Experts’ Working Group on Military Medicine/EWG MM) ADMM-Plus, menggelar Seminar Kesehatan dalam rangkaian Exercise Trident Resolve (XTR) 2026 di Banten, Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi kerja sama pertahanan terhadap peningkatan kesehatan dan ketahanan masyarakat.

Seminar dipimpin oleh Kasubdit Dukkes Ditkes Ditjen Kuathan Kemhan RI Kolonel Dr. Suswardana bersama Director of Health Security Cooperation, 18th Theater Medical Command U.S. Army Pacific, Colonel Philip Durando. Kegiatan ini juga turut melibatkan Kementerian Kesehatan RI, TNI, serta Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Mengangkat isu kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, seminar berfokus pada percepatan eliminasi tuberkulosis (TB) dan upaya penurunan angka stunting pada anak. Pembahasan tersebut sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program prioritas nasional di bidang kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit Dukkes Ditkes Ditjen Kuathan Kemhan RI menekankan pentingnya keterlibatan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Babinsa, kader posyandu, tenaga kesehatan, mahasiswa, hingga masyarakat. Menurut Kasubdit Dukkes Ditkes Ditjen Kuathan Kemhan RI, kolaborasi di tingkat komunitas menjadi salah satu kunci dalam membangun masyarakat yang tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan kesehatan.

Peran pemuda dan wanita juga menjadi perhatian dalam seminar. Melalui agenda Youth, Peace and Security (YPS) dan Women, Peace and Security (WPS), keduanya didorong untuk mengambil peran aktif sebagai penggerak perubahan di lingkungan masing-masing. Dalam kegiatan tersebut, pemuda dan wanita dikukuhkan sebagai “ADMM-Plus Agents of Change”.

Seminar menghadirkan sejumlah pakar kesehatan militer dan sipil dari TNI, Inggris, Kementerian Kesehatan RI, Amerika Serikat, serta Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Pada kesempatan ini, para narasumber berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai upaya percepatan eliminasi TB serta penanganan stunting, sekaligus mendorong penguatan peran masyarakat dalam mendukung agenda kesehatan nasional.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan penyematan pin kepada para agen perubahan. Melalui kegiatan ini, Kemhan RI terus mendorong agar kerja sama pertahanan, termasuk dalam kerangka ADMM-Plus, tidak hanya memperkuat kapasitas di bidang pertahanan dan kesehatan militer, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Biro Infohan Setjen Kemhan)




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia