RI – Belanda Tandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerjasama Pertahanan

Selasa, 7 Januari 2014

MOU=BERITA=.jpg

Kepala Badan Sarana Pertahanan ( Ka Baranahan) Kemhan Laksda TNI Ir. Rachmad Lubis mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Purnomo Yusgiantoro ke Jerman, Belanda dan Spanyol tgl 1 s.d 6 Februari 2014. Pada kesempatan tersebut Menhan dan rombongan meninjau pembuatan pesawat Grob di Grob Aircraft, Tussenhausen-Mattsies, Munchen Jerman (1/2/2014).

Menhan dan rombongan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Belanda. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerjasama Pertahanan dengan Menhan Kerajaan Belanda Jeanine Hennis Plasschaert Selasa (4/2) di Den Haag, Belanda.

Penandatanganan MoU tersebut menjadi tonggak sejarah penting bagi hubungan RI-Kerajaan Belanda khususnya di bidang pertahanan. Kedua negara sepakat untuk memperkuat hubungan persahabatan dan kerjasama teknis yang telah terjalin sejak lama berdasarkan penghormatan penuh terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah, prinsip-prinsip kesetaraan, tidak mencampuri urusan dalam negeri dan saling menguntungkan.

MoU mencakup kerjasama dalam enam bidang yaitu; pertama, dialog strategis mengenai isu keamanan regional dan internasional; kedua, pertukaran kunjungan pejabat pertahanan kedua negara, baik pejabat militer maupun sipil; ketiga, kerjasama materiil pertahanan meliputi kerjasama produksi, pemeliharaan dan dukungan logistik, pertukaran dan alih teknologi dan informasi, pelatihan teknis personil dan kerjasama industri pertahanan; keempat, pertukaran informasi dan pengalaman dalam hukum militer dan sejarah militer, penanggulangan bencana, ilmu pengetahuan dan teknologi, intelijen militer dan keamanan maritime; kelima, memperkuat hubungan antar angkatan bersenjata kedua negara di bidang pendidikan dan pelatihan, kunjungan kapal, logistik dan operasi pemeliharaan perdamaian; keenam, kerjasama pengembangan sumber daya manusia pertahanan kedua negara melalui pendidikan dan pelatihan.

Di bidang pendidikan militer, Belanda juga menawarkan pendidikan bagi para Taruna AAL untuk menyelesaikan pendidikan penuh di Akademi Pertahanan Negeri Belanda. Sedangkan di bidang hukum, melalui Universitas Leiden, pihak Belanda juga membuka tawaran bagi para personel pertahanan RI untuk mengikuti pendidikan pasca-sarjana (S2).

Selain penandatanganan MoU, Menhan RI dan Menhan Belanda juga melakukan pertemuan bilateral bertukar pandangan mengenai situasi keamanan regional dan internasional serta membahas perkembangan proyek pengadaan kapal frigat TNI AL.

Menhan RI juga berkesempatan meninjau galangan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) di Vlissingen, kunjungan ke Akademi Pertahanan Belanda (NLDA) di Breda, Universitas Leiden di Leiden dan TNO (Nederlandse Organisatie voor Toegepast Natuurwetenschappelijk Onderzoek – Dutch Organization for Applied Scientific Research) di Den Haag.

Di Spanyol Menhan dan rombongan meninjau kesiapan Roll Out Batch 6 CN-295 ( 5/2/2014) di Sevilla Spanyol.

Peserta rombongan kunjungan kerja Menhan, Ka Baranahan Kemhan Laksda TNI Ir. Rachmad Lubis, SK Ekonomi Adnan Ganto, Dirkersin Brigjen TNI Drs. Jan Pieter Ate, M.Bus, Karo TU Brigjen TNI Bambang Hartawan M.Sc dan Staf.




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia