Rakor Hanneg di Papua Barat

Kamis, 29 September 2016

f52d6343001c2869840c46d08c22eeae

Manokwari (28/09) – Gubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi, mengapresiasi penyelenggaraan rapat koordinasi (Rakor) tentang penyelenggaraan pertahanan negara dan penataan wilayah pertahanan yang diselenggarakan di tiap provinsi, khususnya Papua Barat yang dilaksanakan di Auditorium Kantor Gubernur, Selasa (27/9). Dihadapan peserta Rakor, yang terdiri dari Kabinda, pejabat TNI, Polri, dan aparat pemerintah daerah, serta sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan Parpol, akademisi dan lembaga swadaya masyarakat Papua Barat, Gubernur Ataturi menyatakan pentingnya kegiatan dimaksud sebagai suatu bentuk sosialisasi sekaligus untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong keterlibatan aktif daerah dalam mendukung pertahanan negara.

Direktur Kebijakan Strategi Kementerian Pertahanan (Dirjakstra Kemhan), Brigjen TNI M. Nakir, S.IP., dalam Rakor tersebut menjelaskan bahwa Provinsi Papua Barat memiliki potensi geografi, demografi serta kekayaan dan keindahan alam yang luar biasa, sehingga perlu dikelola dan dikembangkan untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan dan juga pertahanan keamanan secara seimbang. Dijelaskan pula oleh Dirjakstra bahwa ekonomi daerah harus kuat dan merata, dalam arti bahwa pembangunan ekonomi juga harus dapat dinikmati oleh rakyat kecil agar kesenjangan sosial yang dapat memicu timbulnya ancaman nonmiliter dapat diminimalisir. Soliditas antara pejabat daerah dan masyarakat juga perlu terus dibangun untuk mewujudkan pertahanan yang tangguh di setiap wilayah. Disamping itu, ditekankan pula bahwa penanaman sikap bela negara menjadi sangat penting untuk mendukung terwujudnya pertahanan nirmiliter yang handal di daerah.  (TJK)




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia