PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PTTA/PUNA MEDIUM ALTITUDE LONG ENDURANCE (MALE) KEMENTERIAN PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA TAHAP 1-5 (2020-2025)

Thursday, 3 July 2025

 ABSTRAK

Program pengembangan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) atau Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) Medium Altitude Long Endurance (MALE) “Elang Hitam” merupakan inisiatif strategis nasional yang dimulai pada 2015-2016 oleh Kementerian Pertahanan bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia dan konsorsium nasional. Program ini bertujuan mewujudkan kemandirian teknologi pertahanan Indonesia dalam sistem pesawat tanpa awak berdaya jangkau menengah dengan durasi terbang 24-30 jam, kemampuan pengendalian otomatis dan manual, serta kapabilitas pengawasan area luas. Konsorsium pengembang melibatkan Kemhan sebagai koordinator, BPPT sebagai lead technology, TNI AU sebagai end user, PT LEN untuk sistem elektronik, ITB dan LAPAN untuk penelitian dan dukungan teknologi.
Pengembangan dilakukan secara bertahap sejak peluncuran purwarupa pada 2019 hingga persiapan produksi serial pada 2025, dengan fokus pada validasi desain, pengujian sistem, sertifikasi militer, optimalisasi manufaktur, hingga implementasi operasional. Tujuan strategis program meliputi memperkuat sistem pertahanan nasional, meningkatkan pengawasan wilayah perbatasan, mengurangi ketergantungan pada teknologi asing, serta mendukung aplikasi sipil seperti pemantauan bencana, lingkungan, dan operasi SAR.
Program menghadapi tantangan teknis, sumber daya, dan regulasi, termasuk kompleksitas integrasi sistem, kebutuhan investasi berkelanjutan, dan harmonisasi dengan otoritas penerbangan sipil. Milestone utama telah ditetapkan mulai dari purwarupa terintegrasi pada 2020 hingga deployment operasional untuk TNI AU pada 2025. Dampak ekonomi mencakup penguatan industri pertahanan nasional, peningkatan SDM teknologi tinggi, transfer teknologi, dan potensi ekspor UAV. Program ini diharapkan menjadi katalis pengembangan teknologi pertahanan canggih lainnya, memperkuat ekosistem UAV nasional, serta menempatkan Indonesia sebagai pemain penting dalam industri UAV regional.

https://docs.google.com/document/d/12QV0i93wCIm3ELLRhJS15dOD2J_Uy_4u/edit?usp=sharing&ouid=108830671362707309478&rtpof=true&sd=true




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia