PENELITIAN LITBANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR UNTUK MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA YANG HANDAL

Thursday, 3 July 2025

 ABSTRAK

Sebagai negara kepulauan terbesar dengan garis pantai 108.000 km, Indonesia memiliki masyarakat pesisir yang memainkan peran strategis sebagai garda terdepan dalam mempertahankan kedaulatan maritim. Namun, kondisi sosial ekonomi yang tertinggal menimbulkan kerentanan terhadap berbagai ancaman keamanan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pemberdayaan masyarakat pesisir yang terintegrasi dengan sistem pertahanan negara melalui pendekatan kesejahteraan dan ketahanan sosial.
Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan survei sosial ekonomi, FGD, in-depth interview, PRA, dan analisis geospasial di lima provinsi strategis. Temuan utama menunjukkan tantangan berupa kemiskinan tinggi, ketergantungan ekonomi pada sektor perikanan, serta keterbatasan infrastruktur dan kapasitas kelembagaan. Namun, potensi strategis masyarakat pesisir sebagai early warning system dan local intelligence sangat mendukung sistem pertahanan. Model pemberdayaan Community-Based Defense Empowerment (CBDE) yang dikembangkan mengintegrasikan peningkatan kesejahteraan ekonomi, penguatan sosial, kemampuan pertahanan, dan pemanfaatan teknologi.
Implementasi model CBDE diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ketahanan sosial, serta membentuk kelompok siaga keamanan maritim, sehingga berkontribusi signifikan pada sistem pertahanan negara yang handal dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini membutuhkan komitmen politik, alokasi sumber daya, dan koordinasi lintas sektor sebagai fondasi pertahanan rakyat semesta berbasis kesejahteraan.

https://docs.google.com/document/d/1Gq2MqL29RBMDvvxLrcoFnhjxELvI_CYuLVLG8ABmLlw/edit?usp=sharing




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia