RANCANG BANGUN SUMBER ENERGI PRIMER BERBASIS METAL-AIR BATTERY Untuk TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara

Thursday, 3 July 2025

ABSTRAK

Program rancang bangun Metal-Air Battery untuk TNI AD, AL, dan AU merupakan inisiatif strategis untuk menciptakan sumber energi primer berkapasitas tinggi, ramah lingkungan, dan berbiaya operasional rendah yang mendukung kemandirian energi sektor pertahanan. Teknologi Metal-Air Battery—termasuk Zinc-Air, Lithium-Air, dan Aluminum-Air—memiliki keunggulan kepadatan energi 3-10 kali lebih tinggi dari baterai konvensional, kemampuan operasi dalam kondisi ekstrem, serta biaya material yang kompetitif.
Setiap matra TNI memiliki aplikasi spesifik: TNI AD untuk sistem komunikasi, kendaraan tempur, dan peralatan infanteri; TNI AL untuk kapal, sistem kapal selam, serta torpedo; dan TNI AU untuk UAV, dukungan darat pesawat, serta sistem radar dan pertahanan udara. Program ini dirancang dalam tiga fase utama: R&D (2024-2025), pilot project (2025-2027), dan produksi massal (2027-2030), dengan target memenuhi 70% kebutuhan energi primer TNI dari Metal-Air Battery dan potensi ekspor ke pasar ASEAN.
Investasi program mencapai Rp 2,2 triliun dengan ROI diperkirakan tercapai dalam 7 tahun, didukung fasilitas produksi berkapasitas 10.000 unit per tahun dan ekosistem industri nasional. Keunggulan strategis teknologi ini mencakup pengurangan ketergantungan impor, fleksibilitas operasional, efisiensi logistik, serta kontribusi signifikan terhadap ketahanan energi nasional. Risiko teknis dan strategis telah diantisipasi melalui desain modular, pengembangan teknologi berkelanjutan, serta kolaborasi dengan industri pertahanan dan institusi penelitian nasional.
Keberhasilan implementasi Metal-Air Battery akan memperkuat kapabilitas pertahanan Indonesia, mendukung modernisasi TNI, serta menjadikan Indonesia pemimpin regional dalam teknologi penyimpanan energi untuk aplikasi militer.

https://docs.google.com/document/d/1Lt_zWg78tsAVstDO5a0maJ8ju-469OI1/edit?usp=sharing&ouid=108830671362707309478&rtpof=true&sd=true




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia