LITBANG RANCANG BANGUN WEAPONIZED DRONE TAHAP II-II

Monday, 7 July 2025

ABSTRAK

Pesatnya perkembangan teknologi telah mendorong kebutuhan akan wahana nirawak canggih untuk mendukung operasi militer yang efektif, minim personel, dan berisiko rendah, terutama di wilayah terpencil. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji Weaponized Drone sebagai wahana taktis multifungsi yang mampu menjalankan misi pengamatan dan penyerangan dengan metode Vertical Take-off and Landing (VTOL). Penelitian dilakukan melalui perancangan sistem mekanik dan elektronik, pembuatan model drone, integrasi sistem, serta pengujian statis dan dinamis.

Hasil penelitian menunjukkan Weaponized Drone berhasil menjalankan uji terbang dengan parameter ketinggian 200 meter, jarak operasional 300 meter, kecepatan 26 m/s, dan durasi terbang 30 menit menggunakan empat baterai 48V 22.000 mAh yang dipasang seri. Payload yang diuji meliputi kamera pengintai dengan gimbal yang terhubung ke Ground Control Station (GCS) dan dummy mortar. Pengujian menunjukkan kestabilan drone saat release pada ketinggian 20 m, 50 m, dan 200 m dengan sisa daya baterai aman sebesar 30%. Berat total drone sebesar 23,43 kg masih di bawah batas MTOW 40 kg, mendukung performa rotor utama 1.500 rpm.

Hasil ini membuktikan bahwa rancangan Weaponized Drone tahap awal memenuhi kebutuhan dasar operasional dan memberikan dasar bagi pengembangan kemampuan lebih lanjut, termasuk peningkatan ketinggian terbang, jangkauan, dan kemampuan payload untuk mendukung operasi militer modern.

Kata kunci: Weaponized Drone, VTOL, payload, operasi militer, uji terbang.

https://docs.google.com/document/d/1xkmrXRBl0pAu6MBRtUG5K8Uzjd9_GNMd/edit?usp=sharing&ouid=108830671362707309478&rtpof=true&sd=true




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia