Hasil Kongres Dunia ICMM Jadi Bekal Penyusunan Kebijakan Pertahanan di Bidang Kedokteran Militer

Senin, 25 Mei 2015

619460DSC_1225Nusa Dua,  Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meyakini, banyak manfaat yang dapat dipetik dari Kongres Dunia ICMM ke-41 dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keilmuan bidang Kedokteran Militer. Begitu pula dengan peningkatan kerja sama pertahanan antar negara anggota ICMM dalam mengatasi permasalahan kesehatan sehingga dapat menjadi bekal dalam penyusunan kebijakan maupun pelaksanaan tugas untuk mewujudkan perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia.

Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam sambutannya, Jumat (22/5), saat secara resmi menutup 41st International Committee on Military Medicine (ICMM) World Congress on Military Medicine 2015 yang telah berlangsung sejak Senin 18 Mei 2015 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua, Bali.

Menhan melanjutkan, kerja sama internasional khususnya bidang Kedokteran Militer merupakan bagian dari  kerja sama pertahanan yang memiliki kesamaan kepentingan untuk mewujudkan perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia.

Di masa mendatang, tantangan dunia kesehatan militer akan semakin berat khususnya dalam menghadapi ancaman nyata setiap bangsa di dunia. Krisis-krisis kemanusiaan baik karena konflik bersenjata, karena faktor alam maupun akibat ulah manusia akan terus menerus kita hadapi dan pada saat itulah kesempatan bagi dunia kesehatan militer memberikan sumbangsihnya bagi umat manusia.

Sedangkan Sekjen ICMM Major General (ret) Roger Van Hoof, MD dalam sambutannya menyatakan penghargaan dan rasa terimakasih kepada Kementerian Pertahanan dan TNI serta seluruh panitia penyelenggara Kongres Dunia ke-41 ICMM yang telah bekerja keras demi terselenggaranya kongres ini.

Sebelum Kongres Dunia ke-41 ICMM dalam bidang Kedokteran Militer ini resmi ditutup, dilaksanakan plenary sesi ke empat yang mengangkat tema “Combat Casualties Care and War Surgery”. Pada sesi plenary ini berbicara L.Col Markus Besemann B.Sc MD FRCP Dip.Sport Med dari Kanada yang berbicara mengenai “Nepal, Nijmegen and North Pole, High Level Activities in Rehabilitating Canadian Armed Forces Veterans, An Expedition Doctor s Perspective”, Navy Capt. Eric Elster dari Amerika Serikat yang berbicara mengenai “Turning Data into Decisions; Lesson of War”, Wing Commander Sonia Phytian dari Inggris yang memberikan paparan mengenai “Transforming UK Military Medical Doctrine From Lesson on Operations – The Operational Patient Care Pathway”, dan BG Prof Marijan Novakovic dari Serbia yang berbicara tentang “Microsurgery in the War Wounds Treatment”.

Sumber : DMC




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia