Generasi Muda Sebagai Garda Terdepan Harus Memiliki Nilai-Nilai Bela Negara

Jumat, 11 September 2015

101215Jakarta, Generasi muda sebagai garda terdepan pembangunan nasional, seharusnya memiliki nilai-nilai bela negara yang tinggi guna menangkal berbagai dimensi ancaman. Nilai-nilai yang dimaksud adalah cinta tanah air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara dan memiliki kemampuan awal bela negara.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat memberikan sambutan pada acara Silaturahmi dengan Peserta Lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Pusat Tahun Anggaran 2015, Kamis (10/9) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.

PCTA adalah kegiatan yang digagas oleh Kemhan sejak tahun 2012. Sedangkan kegiatan Lomba PCTA TA. 2015 dilaksanakan sejak tanggal 7 sampai dengan 11 Sepetember 2015 dan diikuti Mahasiswa/Mahasiswi dan Pelajar SLTA Sederajat di seluruh Indonesia. Materi kegiatan berupa lomba menulis artikel tingkat Mahasiswa/Mahasiswi se-Indonesia dan diskusi/uji argument Pelajar SLTA se-Indonesia. Kegiatan PCTA tahun ini mengangkat tema “Dengan Semangat Bela Negara Generasi Muda, Kita Tumbuhkan Budaya Maritim Indonesia”.

Lebih lanjut Menhan mengatakan bahwa Kemhan memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter bangsa. Salah satunya dilaksanakan melalui penyelenggaraan kegiatan PCTA TA. 2015, yang tujuannya untuk menanamkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air bagi generasi muda. “Kegiatan Parade Cinta Tanah Air ini merupakan wujud nyata komitmen kita dalam menumbuhkembangkan jiwa nasionalisme dan persatuan kesatuan”, jelas Menhan.

Menhan mengapresiasi penyelenggaraan PCTA yang telah berlangsung ke-4 kalinya ini. Di samping sebagai perlombaan bagi siswa SLTA dan mahasiswa, kegiatan ini juga merupakan upaya membangun generasi muda dalam kerangka pembentukkan kesadaran bela negara.

Semangat patriotisme harus selalu tertanam dalam setiap sanubari warga negara Indonesia. Semangat “founding fathers” senantiasa digalakkan agar setiap insan Indonesia menghasilkan karya-karya yang membanggakan bangsa dan negara.

Terkait dengan tema yang diangkat pada kegiatan PCTA tahun ini,  Menhan menganggap hal tersebut sangat relevan dengan situasi saat ini di tengah upaya bangsa Indonesia  untuk terus meningkatkan wawasan kebangsaan dan pelestarian nilai-nilai cinta tanah air.

Indonesia adalah negara kepulauan yang hampir 2/3 wilayah teritorialnya adalah wilayah bahari. Ini menyebabkan Indonesia memerlukan sistem dan strategi pertahanan negara yang tangguh dan kuat. Oleh karenanya, sistem dan strategi pertahanan negara secara terus menerus disempurnakan, untuk mewujudkan sistem pertahanan semesta yang ampuh untuk mengatasi ancaman yang semakin kompleks, dan postur pertahanan negara yang memiliki kekuatan penggetar.

Dalam sistem tersebut, pertahanan negara didesain agar mempunyai kemampuan menangkal berbagai dimensi ancaman di wilayah Indonesia. Salah satu langkah yang ditempuh adalah peningkatan kesadaran bela negara.

 

Sumber : DMC




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia