Kemhan RI Pedomani Tiga Pilar Kebijakan Dalam Melaksanakan Kerjasama Pertahanan

Selasa, 13 Oktober 2015

101215Jakarta, DMC – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Senin (12/10), menjelaskan bahwa dalam melaksanakan kerjasama pertahanan, Kementerian Pertahanan berpedoman pada tiga pilar kebijakan yaitu; membangun saling percaya, membangun kapasitas pertahanan serta mendorong kemandirian industri pertahanan. Ketiga pilar tersebut diarahkan untuk mewujudkan kebijakan Kabinet Kerja menuju “Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia”.

Demikian dikatakan Menhan RI saat menerima kunjungan Delegasi Perwira Siswa Capstone General and Flag Officers US Congressionally-Mandated Course yang dipimpin oleh Gen. Gregory Martin, di Aula Palapa, Kantor Kemhan, Jakarta.

Menhan melanjutkan, Kementerian Pertahanan bersama TNI berkomitmen untuk mendukung dan mendorong paradigma baru kerjasama keamanan regional yang berorientasi ke depan. Oleh karena itu, budaya kerjasama yang kooperatif dan kolaboratif pada tingkat regional dan Internasional sangat diperlukan demi menciptakan stabilitas dan perdamaian dunia.

Menhan Ryamizard Ryacudu kemudian menyampaikan beberapa penekanan dalam bidang pertahanan yaitu; pertama, diplomasi pertahanan dan komunikasi strategis sangat penting yang diharapkan di masa mendatang akan dialihfungsikan bagi kepentingan perdamaian dunia. Kedua, meskipun militer dipersiapkan dan diperlengkapi untuk menghadapi perang, namun militer juga harus siap dihadirkan sebagai instrumen perdamaian dan mendorong kesejahteraan dan keamanan masing-masing bangsa.

Ketiga, institusi militer hendaknya adaptif dan fleksibel untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi segala kemungkinan yang lebih kompleks di masa mendatang. Keempat, hubungan militer dan kerjasama pertahanan yang merupakan ujung tombak hubungan kerjasama dua negara diharapkan memiliki andil besar menjembatani hubungan bilateral yang baik antar negara.

Kedatangan delegasi Siswa Capstone General and Flag Officers yang berjumlah 17 orang ini merupakan bagian dari tur mereka selama dua minggu dalam rangka mengunjungi staf-staf Amerika Serikat yang bertugas di negara lain serta menemui pemimpin-pemimpin kunci negara yang dikunjunginya untuk memahami lebih dalam hubungan kerjasama AS dengan negara yang dikunjungi, serta mempelajari kemungkinan mengembangkan kerjasama lebih jauh antara AS dengan negara-negara yang dikunjungi. Hal itu karena Perwira Siswa Capstone General and Flag Officers ini merupakan perwira senior Angkatan Bersenjata AS dan pejabat-pejabat senior di institusi pemerintahan AS.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Sekjen Kemhan Letjen TNI R Ediwan Prabowo, Irjen Kemhan Marsdya TNI Ismono, dan Pejabat Eselon I, II Kemhan ini juga dilaksanakan tanya jawab antara perwira siswa dengan Menhan RI.

Sumber : DMC




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia