Indonesia Tingkatkan Kerjasama Dengan Negara Sahabat di Bidang Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2015

619460DSC_1225Nusa Dua Bali,  Peluang-peluang kerjasama kesehatan militer dengan negara-negara sahabat akan dikembangkan sebagai salah satu program Indonesia selama mengemban tugas sebagai ketua ICMM untuk dua tahun ke depan. Peluang-peluang kerjasama tersebut antara lain; pertukaran pendidikan dan latihan di bidang medis, penanganan disaster relief, pengembangan riset bersama, serta saling mengunjungi pusat-pusat kesehatan angkatan bersenjata.

Isu-isu tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia yang dipimpin Mayjen TNI dr Daniel Tjen dengan pimpinan delegasi negara-negara sahabat yang sedang mengikuti Kongres Dunia ke-41 ICMM tentang Kedokteran Militer, Selasa(19/5) di Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali. Delegasi negara sahabat yang melakukaan pertemuan bilateral dengan Ketua ICMM adalah; Jepang, Australia, Bangladesh, Myanmar, Jerman, Tiongkok, Portugal dan Amerika Serikat.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Ketua ICMM Dr Daniel Tjen menyatakan bahwa ancaman nyata yang saat ini adalah penyakit menular dan bencana alam. Dalam menghadapi ancaman tersebut dibutuhkan kerjasama beberapa negara yang melibatkan personel kesehatan militer dengan kemampuan dan peralatan masing-masing yang selalu siap ditugaskan di segala medan.  Penugasan personel kesehatan militer dalam menghadapi ancaman nyata tersebut tetap memegang prinsip netralitas untuk tujuan kemanusiaan.

Dalam pertemuan bilateral tersebut masing-masing  negara saling bertukar informasi, pengalaman dan pengetahuan dalam menghadapi ancaman nyata tersebut.  Dari hasil pembicaraan tersebut, masing-masing negara berkeinginan untuk melakukan kerjasama dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia Pertahanan di bidang medis di masa yang akan datang.

Sumber : DMC




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia