Penulis dan Jurnalis Bisa Lakukan Bela Negara

Jumat, 28 Oktober 2016

28 Oktober 2016, Jakarta – Kabadiklat Kemhan Mayjen TNI Hartind Asrin, M.I.Kom, mengatakan bahwa seorang penulis atau jurnalis dapat turut serta berperan dalam bela negara, apalagi ancaman nir militer (non militer) semakin meningkat dibanding ancaman militer, peran Media Massa juga dapat menumbuhkan efek tangkal, apabila ada pihak-pihak yang menggangu keutuhan NKRI.

Dalam menumbuhkan semangat bela negara, tidak hanya TNI yang wajib berperan dalam menangkal ancaman dan gangguan, tetapi berlaku wajib bagi seluruh elemen masyarakat, hal tersebut disampaikan Kabadiklat Kemhan dihadapan 150 orang dalam acara Sosialisasi Ikatan Penulis dan Jurnalis (IPJI) Jumat, 28 Oktober 2016 di Aula Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan Jl. Merdeka Barat 13-14 Jakarta Pusat.

Bela negara, menurut Kabadiklat kemhan, berbeda dengan militerisme.  Bela negara poto1diamanatkan untuk semua elemen masyarakat, sipil ataupun militer.  Dalam hal ini Media Massa bisa ikut berperan tanpa harus angkat senjata, tetapi bersikap mencintai negara dengan memberikan informasi terkait kelemahan lawan yang mau mengganggu negara.   Beliau mengatakan, bahwa media massa kini berada dalam era industrialisasi.  Sebagai industri, tentu saja ada aturan ekonomi yang berlaku, Ia tak ingin jika industri media massa hanya dikuasai oleh segelintir pihak sehingga akhirnya terjadi monopoli.

Pada umumnya Media Massa ingin adanya kebebasan berekspresi dalam penulisan berita.  Kabadiklat kemhan berharap media massa menghormati informasi pertahanan yang tidak bisa diakses secara terbuka kepada publik karena akan beresiko tinggi terhadap posisi negara, sesuai UU Kebebasan Informasi Publik “Kita lihat betapa strategisnya pertahanan ini” imbuh beliau.

Peran serta setiap warga negara dalam membela negara, dapat diaplikasikan dengan mencintai kebudayaan bangsa sendiri, sebagai contoh dengan mencintai produk lokal dari daerah masing-masing, mencintai para tokoh-tokoh nasional, bangga dengan makanan tradisional/daerah dan bangga pula menjadi diri kita sendiri, itu juga merupakan sikap bela negara.




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia