Penutupan Kursus Intensif Bahasa Arab, Jerman, Korea, Mandarin, dan Rusia TA. 2025: Penguasaan Bahasa Asing sebagai Bekal Strategis dalam Diplomasi Pertahanan

Selasa, 29 Juli 2025

  Jakarta, 29 Juli 2025 — Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bahasa Badiklat Kemhan menyelenggarakan Upacara Penutupan Kursus Intensif Bahasa Arab, Jerman, Korea, Mandarin, dan Rusia TA. 2025. Acara ini menandai berakhirnya rangkaian pembelajaran intensif selama lima bulan, sejak 12 Maret hingga 29 Juli 2025, dengan total 702 jam pelajaran.

Amanat Kabadiklat Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, S.E., M.H.I., yang dibacakan oleh Kapusdiklat Bahasa Brigjen TNI Heru Prayitno, S.I.P., menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai bagian dari strategi pertahanan bangsa.

“Kursus ini bukan sekadar program belajar bahasa, tetapi juga investasi strategis dalam mendukung diplomasi pertahanan, kerja sama militer internasional, serta persiapan pendidikan di lembaga mitra luar negeri,” ujar beliau.

Kursus diikuti oleh personel TNI dan Kemhan yang dipersiapkan untuk berbagai penugasan internasional maupun pendidikan lanjut. Dalam amanatnya, Kabadiklat juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan, serta kepada para pengajar dan staf atas profesionalisme selama penyelenggaraan kursus.

Beliau juga mengingatkan bahwa penutupan kursus bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang menantang di dunia nyata.

Acara penutupan dihadiri oleh para pejabat dari lingkungan Kemhan, TNI, para Atase Pertahanan negara sahabat, serta native speaker dari masing-masing bahasa. Dengan semangat kolaboratif, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pusdiklat Bahasa dalam mencetak SDM unggul di bidang bahasa untuk mendukung tugas pertahanan negara.

 

 

 

 

 




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia