Pembukaan Indo Defence 2014

Rabu, 5 November 2014

Pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2014 Expo & Forum di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dibuka Wapres Yusuf Kalla. Dalam acara tersebut dipamerkan berbagai alat utama sistem senjata (alutsista) yang dibuat oleh berbagai perusahaan produksi senjata dari berbagai belahan dunia.

Awalnya Presiden Joko Widodo yang diagendakan membuka acara tersebut, namun pagi ini pukul 07.00 WIB presiden bertolak menuju Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara hingga 7 November mendatang. Dalam acara pembukaan pameran Indo Defence, JK didampingi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno, dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.  Acara dibuka oleh Wapres Jusuf Kalla. Dalam sambutannya, JK menekankan perlunya mengembangkan teknologi alutsista dalam negeri dimasa yang akan datang.  “Definisi perang kini telah bergeser dari yang berorientasi pada kemampuan prajurit dalam  peperangan menjadi bagaimana menguasai teknologi militer. Perang bisa dimenangkan oleh pihak atau negara yang punya teknologi lebih unggul,” kata JK.   Untuk itu, ujar Wapres kedepannya bangsa Indonesia diharapkan mampu bersaing dalan memproduksi alutsista lewat teknologi yang makin berkembang.  Indonesia punya pengalaman yang cukup dalam teknologi alutsista tapi juga harus terus dikembangkan.  Indo Defence merupakan event dua tahunan yang digelar Kementerian Pertahanan. Perhelatan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keenam.   Beberapa perusahaan asing terkemuka pembuat persenjataan yang akan memamerkan produknya antara lain General Dynamics, Sukhoi Aviation, dan Beretta Defence Technologies.   Sedangkan, perusahaan dalam negeri  yang mengikuti pameran ini antara lain PT Pindad, PT LEN, PT Industri Kapal Indonesia, dan sebagainya.




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia