PEMBENTUKAN KADER BELA NEGARA DI PROVINSI MALUKU 12 SEPTEMBER 2018

Rabu, 12 September 2018

Pembentukan Kader Bela Negara di Provinsi Maluku berlangsung di Dodik Bela Negara Rindam XVI/Ptm, pada tanggal 12 September 2018. Kegiatan ini diikuti 240 orang terdiri dari Dosen, Guru, Mahasiswa, Menwa dan Siswa SMA. Kegiatan Pembentukan Bela Negara di Provinsi Maluku ini juga dihadiri oleh Forkopimda Maluku. Ambon, Lantamal IX Lanud Patimura, FBN Maluku, Polda dan Polres Provinsi Maluku serta perwakilan dari Direktorat Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan.

1

Kegiatan ini diisi diantaranya dengan Pembekalan tentang Ketahanan Nasional oleh Kabinda Maluku Brigjen TNI Khaerully, Pembekalan materi kepemimpinan berwawasan Bela Negara oleh Danrindam XVI/Ptm Kol Inf R Hutagalung, Pembekalan tentang Empat Konsensus dasar kebangsaan oleh Kabankesbangpol Maluku. Bapak Dahyar MA Sialana dan Pembekalan materi kearifan lokal oleh Dekan Unpati Prof. Dr. Tony D. Pariela, MA.

Bela Negara merupakan sikap dan prilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup Bangsa dan Negara. Bela Negara selain sebagai kewajiban dasar manusia juga merupakan kehormatan bagi setiap warga Negara untuk berbuat yang terbaik kepada Negara dan Bangsa.

4

Keberagaman profesi yang dilakukan berbagai suku bangsa merupakan bentuk kekuatan bangsa sehingga perlu kebersamaan dan kohensitas peran dan fungsi masing-masing yang berdampak bagi penguatan persatuan dan kesatuan bangsa. Membangun Kesadaran Bela Negara sangat penting untuk ditanamkan kepada seluruh warga Negara sebagai landasan sikap dan perilaku bangsa Indonesia, hal ini merupakan bentuk revolusi mental sekaligus untuk membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas dinamika ancaman sekaligus untuk mewujudkan ketahanan nasional.

5

Kesadaran Bela Negara harus ditanamkan dan ditumbuhkembangkan sejak dini, dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat sehingga menjadikan karakter Bangsa Indonesia. Sehingga diharapkan setelah mengikuti Pembentukan Kader Bela Negara ini diharapkan mampu menyebarluaskan Kesadaran Bela Negara kepada masyarakat melalui “Aksi Nyata” aktualisasi nilai-nilai Bela Negara di lingkungan masing-masing sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas serta dapat menumbuhkembangkan Kesadaran Bela Negara yang dapat diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga Negara dari berbagi suku guna menjadikan modal sosial bangsa membangun diri menjadi bangsa yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Kegiatan Pembentukan Kader Bela Negara di Provinsi Maluku ini berjalan dengan baik, aman dan lancar. (Red. Bag datin)

.

♥ KOMENTAR, SARAN, MASUKAN… KIRIM KE : komentar.pothan@kemhan.go.id




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia