PEMBINAAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK PENGUATAN KOMPONEN PENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA

Senin, 18 Juli 2022

Gorontalo (14/07) – Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Direktorat Sumber Daya Pertahanan melaksanakan Pembinaan Sumber Daya Manusia untuk Penguatan Komponen Pendukung Pertahanan Negara bagi Warga Lain Unsur Warga Negara.


Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Bele Li Mbui milik Pemerintah Provinsi Gorontalo ini dibuka oleh Kasubdit SDM Dukhan Ditsumdahan Ditjen Pothan Kemhan, Kol Lek Dewa Gede Agung Putra, ST., M.M. dan dihadiri oleh perwakilan satuan TNI-Polri, BNN Provinsi Gorontalo, para Eselon III dan IV jajaran Pemprov Gorontalo, perwakilan BUMN dan BUMS, mahasiswa dan para pelajar, serta tokoh masyarakat Gorontalo.


Selain membuka acara, Kolonel Dewa juga mengisi acara atau menjadi narasumber. Selain itu, hadir pula Kasiter Korem 133/Nani Martabone, Kolonel Inf Marthen Pasunda, S.Sos.,M.H., Kabid Pemberantasan BNNP Gorontalo, Kombes Pol. Zainul Arifin, S.E., M.H., serta Kepala Bidang Fasilitasi Pembinaan Politik Badan Kesbangpol Prov. Gorontalo, Dedi Palyama, S.E. sebagai narasumber lainnya.


Dalam paparannya Kolonel Dewa menyampaikan bahwa Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara Pasal 3 mengamanatkan bahwa Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara bertujuan untuk mentransformasikan Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, dan Sumber Daya Buatan, serta Sarana dan Prasarana Nasional menjadi kekuatan Pertahanan Negara yang siap digunakan untuk kepentingan Pertahanan Negara.

Beliau juga menyampaikan sistem pertahanan bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total terpadu, terarah dan berlanjut.
Negara dalam menghadapi ancaman militer, tentu TNI yang menjadi leading sector. Akan tetapi, jika ancaman yang dihadapi adalah ancaman non militer, maka Kementerian/Lembaga di luar pertahanan yang akan menjadi leading sector dengan memanfaatkan SDM, SDAB dan Sarprasnas yang dimiliki.


Materi-materi yang disampaikan oleh para narasumber terlihat sangat interaktif dengan diselingi diskusi dan tanya jawab yang disambut secara antusias oleh peserta dalam setiap sesi. (Red. Bagdatin)

 




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia