DIRJEN POTHAN KEMHAN HADIRI PEMBUKAAN PRESIDENTIAL FUTURE LEADERSHIP PROGRAM BATCH 1 TAHUN 2026
Rabu, 20 Mei 2026
Serpong, 20 Mei 2026 — Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Laksda TNI Sri Yanto, S.T., menghadiri Upacara Pembukaan Presidential Future Leadership Program (PFLP) Batch 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kodiklat TNI, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Upacara tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan T., M.D.S., M.S.P., selaku Inspektur Upacara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Utusan Khusus Presiden untuk Danantara, Bapak Gleni Kairupan, Bapak Musa Bangun, Bapak Zacky Anwar, dan Bapak Mazni Harun. Hadir pula Wakil Kepala BP BUMN, Bapak Teddy Bharata, Kabacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema, serta Dankodiklat TNI Letjen TNI Muhammad Naudi Nurdika.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri para pejabat dari Kemhan, TNI, Kemendikti Saintek, Kementerian PAN-RB, Kementerian Perhubungan, pejabat BPI, LAN, BP BUMN, Direksi BUMN, Tim Ad-Hoc UKRI, para undangan, serta peserta Presidential Future Leadership Program Batch 1 Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Wamenhan RI menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyelenggarakan program tersebut. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat, dedikasi, dan komitmen untuk menjadi bagian dari generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter.
Dinamika global berkembang semakin cepat dan kompleks. Perubahan geopolitik, kemajuan teknologi, tantangan keamanan multidimensi, serta disrupsi sosial dan ekonomi menuntut bangsa Indonesia untuk terus beradaptasi dan memperkuat daya saing nasional.

Lebih lanjut disampaikan bahwa menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sistem pertahanan negara yang bersifat semesta dengan melibatkan seluruh komponen bangsa.

Presidential Future Leadership Program diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan calon-calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, kemampuan kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
(Red.Baginfosiptala)

