Ditjen Pothan Kemhan Perkuat Logistik Wilayah Komponen Pendukung di Jawa Timur

Rabu, 14 Oktober 2026

SURABAYA, Rabu (14/10/2026) – Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan RI melaksanakan kegiatan Asistensi Logistik Wilayah Komponen Pendukung di Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengidentifikasi, memetakan, dan mengoptimalkan potensi sumber daya nasional guna memperkuat kesiapan logistik dalam mendukung penyelenggaraan pertahanan negara.

Dalam sambutan Dirjen Pothan yang dibacakan oleh Sekretaris Ditjen Pothan, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si., ditekankan bahwa wilayah logistik memiliki peran strategis dalam sistem pertahanan negara. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi dan pemetaan potensi logistik yang mencakup sarana dan prasarana, fasilitas penyimpanan, distribusi, transportasi, kesehatan, serta kemampuan industri untuk mendukung kebutuhan pertahanan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Provinsi Jawa Timur dinilai memiliki potensi sumber daya, industri, infrastruktur, serta jaringan transportasi dan logistik yang beragam. Melalui kegiatan asistensi ini, berbagai potensi tersebut diharapkan dapat diidentifikasi dan disinergikan secara optimal sebagai bagian dari penyiapan Komponen Pendukung Pertahanan Negara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Sumber Daya Alam dan Buatan Ditjen Pothan, unsur pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan terkait. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan dunia usaha dalam memperkuat keterpaduan sumber daya nasional.

 

Lebih lanjut, dalam sambutan Dirjen Pothan ditegaskan bahwa kegiatan asistensi tidak hanya berorientasi pada pendataan, tetapi juga diarahkan untuk memperoleh data dan informasi yang akurat, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pertahanan.

Melalui kegiatan ini, Ditjen Pothan Kemhan berharap terbangun sinergi lintas sektor yang semakin kuat dalam mengoptimalkan potensi logistik wilayah Jawa Timur, sekaligus menghasilkan rekomendasi konkret guna mendukung kemandirian, ketahanan, dan kesiapsiagaan pertahanan negara dalam kerangka sistem pertahanan yang bersifat semesta. (Red. Baginfosiptala)

 




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia