DIT SDM POTHAN TERIMA AUDIENSI TP PKK KABUPATEN BADUNG
Rabu, 28 Oktober 2026Jakarta, 28 Oktober 2026 – Direktorat Sumber Daya Manusia Potensi Pertahanan (Dit SDM Pothan), Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan RI, menerima audiensi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Badung dalam rangka Studi Komprehensif Pembinaan Kesadaran Bela Negara. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Dit SDM Pothan, Kementerian Pertahanan RI.
Audiensi dipimpin oleh Direktur SDM Pothan, Brigadir Jenderal TNI Raden Yoga Raharja, S.E., M.M., M.I.Pol., didampingi Kasubdit Musjak Belneg Bin Tahli Dit SDM Pothan. Kegiatan tersebut diikuti 38 peserta yang dipimpin oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Ibu Rosniathi Adi Arnawa, serta Kepala Bakesbangpol Kabupaten Badung, Bapak Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos.

Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kementerian Pertahanan, pemerintah daerah, dan Tim Penggerak PKK dalam mendukung pembinaan kesadaran Bela Negara. Keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pembinaan kesadaran Bela Negara dapat diwujudkan melalui penanaman nilai-nilai dasar, antara lain cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara, serta kemampuan awal Bela Negara.
Melalui Gerakan PKK, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain melalui penguatan semangat gotong royong, kepedulian sosial, kebersamaan, dan keteladanan di lingkungan keluarga. Dengan demikian, keluarga dapat menjadi lingkungan awal dalam membangun karakter warga negara yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

Audiensi dan studi komprehensif ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Pertahanan, pemerintah daerah, dan TP PKK dalam mendukung pembinaan kesadaran Bela Negara. Keterlibatan keluarga dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila serta menumbuhkan karakter kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Bela Negara dimulai dari keluarga, diperkuat oleh masyarakat, dan diwujudkan melalui tindakan nyata untuk Indonesia.
(Red. Baginfosiptala)

