TRANSLATE

Kunjungan Jokowi Tunjukkan Pentingnya Hubungan RI-Malaysia

Selasa, 3 Februari 2015

Kunjungan Jokowi Tunjukkan Pentingnya Hubungan RI-Malaysia

VIVA.co.id – Saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Kuala Lumpur, Kamis, 5 Februari 2015, Malaysia akan menjadi negara pertama yang menjadi tujuan kunjungan resminya, sejak dilantik pada Oktober 2014.

Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno yang dikutip laman The Star, Senin, 2 Februari 2015, mengatakan, kunjungan kenegaraan Jokowi mengikuti tradisi yang telah berlangsung selama ini, menjaga hubungan dengan Malaysia.

“Jokowi akan melanjutkan kebijakan (mantan Presiden) Susilo Bambang Yudhoyono, di mana persahabatan dan ikatan dengan Malaysia akan dipertahankan. Kunjungan bilateral pertama (ke Malaysia) juga merefleksikan ikatan politik, ekonomi, budaya, dan emosional kedua negara,” kata Herman.

Dia menambahkan, pada kunjungan Jokowi akan dibahas apa yang bakal dilakukan dalam lima tahun ke depan. “Kebijakan politik, ekonomi, dan budaya, yang sesuai bagi Malaysia,” kata Herman.

Jokowi akan didampingi Ibu Negara Iriana, serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan pemimpin kunci lainnya. Isu perbatasan Malaysia-Indonesia dan pekerja migran, akan menjadi beberapa topik utama yang bakal dibahas Jokowi dan PM Malaysia Najib Tun Razak.

Pada tiga hari kunjungan Jokowi di Malaysia, Herman meyakinkan Malaysia bahwa dalam isu perbatasan maritim, Indonesia tidak memiliki niat untuk memperluas wilayah. Dia menegaskan bahwa Indonesia tidak ingin menginvasi atau merebut wilayah pihak lain.

Herman menyebut tidak akan ada perubahan kebijakan di Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi. “Tidak, karena semua Presiden mengikuti dasar kebijakan yang sama,” ujarnya.




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia