TRANSLATE

Mulai Hari Ini, Bandara Batam Jadi Tempat Latihan Militer TNI dan Navy AS

Selasa, 7 April 2015

Mulai Hari Ini, Bandara Batam Jadi Tempat Latihan Militer TNI dan Navy AS

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Pesawat jenis Oridin milik tentara angkatan laut (Navy) Amerika Serikat (AS) mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (6/4/2015) siang.

Kedatangan tentara angkatan laut AS tersebut untuk menggelar latihan bertempur bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL).

Latihan bersama itu mulai digelar hari ini, Senin (6/4) sampai 10 April 2015 mendatang.

“Ya benar ada latihan antara TNI AL dan Navy AS. Tentara AS baru tiba dan hari ini pembukaan,” kata Kabag Keuangan dan Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Senin (6/4).

Kata Suwarso, pihak Bandara Hang Nadim telah menyiapkan areal yang dijadikan tempat latihan tentara TNI AL dan Navy AS.
Selain itu, dirinya juga belum mengetahui berapa jumlah personel TNI AL dan Navy USA yang akan menggelar latihan tersebut.
“Tidak ada masalah soal areal bandara yang akan digunakan. Fasilitas tempat parkir pesawat juga tidak masalah. Jumlah tentaranya kita belum tahu,” kata Suwarso.

.
Marinir AS dan Indonesia Latihan Gabungan Perang Kota

TRIBUNNEWS.COM.BANYUWANGI,- Prajurit Intai Amfibi Marinir TNI AL bersama dengan prajurit khusus Marinir AS, US Marsoc, melakukan latihan perang kota di Pesanggaran Banyuwangi Provinsi Jawa Timur.

Komandan Satgas Latihan Letkol Marinir Freddy Ardianzah, dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Korps Marinir, di Banyuwangi, Selasa, menjelaskan bahwa latihan perang kota bersandi “Lantern Iron 15-5524” itu melibatkan sejumlah pihak, termasuk helikopter TNI AL.

“Tujuan latihan ini, untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik dan taktik prajurit Taifib Korps Marinir dalam melaksanakan perang kota,” ujarnya.

Letkol Freddy Ardianzah mengatakan, selain materi perang kota, Senin (6/4/2015), prajurit Taifib Korps Marinir pada Minggu (5/4) juga melaksanakan latihan melompat ke air dari helikopter dan stabo atau diangkut dengan helikopter menggunakan tali.

Satu unit helikopter jenis Bell 412 yang dilibatkan berasal dari Skuadron 400 Wing Udara-1 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) dengan pilot Lettu Laut (P) V Oktomiawan dan copilot Lettu Laut (P) Tri Yudha.

“Secara umum latihan ini untuk meningkatkan profesionalisme prajurit Taifib Korps Marinir yang memiliki kemampuan bertempur di tiga medan atau trimedia, yaitu di darat, laut, dan udara,” ujarnya pula.

Pada akhir Maret lalu, prajurit Taifib Marinir bersama dengan US Marsoc mengadakan latihan pengintaian pantai di daerah Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Lampon Banyuwangi.

Letkol Freddy Ardianzah menjelaskan, pada latihan itu marinir kedua negara melaksanakan berbagai materi latihan, di antaranya renang rintis, pengintaian pantai lanjutan, dan raid amfibi.

Pada latihan bersama itu, kedua kesatuan marinir dua negara merasakan lokasi latihan tempat para calon pasukan Taifib Marinir digembleng.

Freddy Ardianzah menjelaskan bahwa para marinir itu juga berlatih tentang identifikasi serta tindakan terhadap bahan peledak, pertempuran jarak dekat, bertahan hidup, dan lainnya.

Menurut dia, latihan bersama ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik dan taktik prajurit Taifib, serta menjalin kerja sama dengan prajurit US Marsoc dalam bidang militer.

.
Marinir TNI Perang Kota di Banyuwangi dengan Pasukan AS

Rimanews – Prajurit Intai Amfibi Marinir TNI AL bersama dengan prajurit khusus Marinir AS, US Marsoc, melakukan perang kota di Pesanggaran Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Perang kota ini adalah skema latihan tempur untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik dan taktik prajurit Taifib Korps Marinir.

Komandan Satgas Latihan Letkol Marinir Freddy Ardianzah, dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Korps Marinir, di Banyuwangi, Selasa (07/04/2015), menjelaskan bahwa latihan perang kota bersandi “Lantern Iron 15-5524” itu melibatkan sejumlah pihak, termasuk helikopter TNI AL.

Letkol Freddy Ardianzah mengatakan, selain materi perang kota, Senin (6/4), prajurit Taifib Korps Marinir pada Minggu (5/4) juga melaksanakan latihan melompat ke air dari helikopter dan stabo atau diangkut dengan helikopter menggunakan tali.

Satu unit helikopter jenis Bell 412 yang dilibatkan berasal dari Skuadron 400 Wing Udara-1 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) dengan pilot Lettu Laut (P) V Oktomiawan dan copilot Lettu Laut (P) Tri Yudha.

“Secara umum latihan ini untuk meningkatkan profesionalisme prajurit Taifib Korps Marinir yang memiliki kemampuan bertempur di tiga medan atau trimedia, yaitu di darat, laut, dan udara,” ujarnya pula.

Pada akhir Maret lalu, prajurit Taifib Marinir bersama dengan US Marsoc mengadakan latihan pengintaian pantai di daerah Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Lampon Banyuwangi.

Letkol Freddy Ardianzah menjelaskan, pada latihan itu marinir kedua negara melaksanakan berbagai materi latihan, di antaranya renang rintis, pengintaian pantai lanjutan, dan raid amfibi.




Hak Cipta © Kementerian Pertahanan Republik Indonesia