TRANSLATE

PENANDATANGANAN PERJANJIAN KINERJA ITJEN KEMHAN TA 2021

Jumat, 8 Januari 2021

Jakarta, (Jumat, 8 Januari 2020)

Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan (Ses Itjen Kemhan) Brigjen TNI Dwi Mastono, S.E., M.M. memimpin langsung acara penandatanganan perjanjian kinerja Itjen Kemhan Tahun 2021 di Ruang Rapat Lantai II Gedung Gatot Subroto Kementerian Pertahanan, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/1/2021).

Kegiatan penandatanganan perjanjian kinerja Itjen Kemhan Tahun 2021 ini dilaksanakan oleh Para Pejabat Eselon II, Eselon III dan Eselon IV di lingkungan Itjen Kemhan dengan mengambil tema “mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil”.

Dalam sambutannya Ses Itjen Kemhan menyampaikan bahwa “dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, pada hari ini tanggal 8 Januari 2021, kita akan melaksanakan penandatangan perjanjian kinerja di lingkungan Itjen Kemhan, yang akan ditandatangani oleh pejabat struktural mulai dari pejabat eselon I sampai dengan pejabat eselon IV”.

Penandatanganan perjanjian kinerja ini adalah sebagai tindak lanjut atas pelaksanaan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 53 tahun 2014 tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja, pelaporan kinerja dan tata cara reviu atas laporan kinerja instansi pemerintah”.

Lebih lanjut Ses Itjen mengatakan “tujuan penyusunan perjanjian kinerja ini adalah: pertama sebagai wujud nyata komitmen antara penerima amanah dan pemberi amanah untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur”

kedua menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur, ketiga sebagai dasar penilaian keberhasilan/ kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi dan sebagai dasar pemberian penghargaan dan sanksi, keempat sebagai dasar bagi pemberi amanah untuk melakukan monitoring, evaluasi dan supervisi atas perkembangan/kemajuan kinerja penerima amanah dan kelima sebagai dasar dalam penetapan sasaran kinerja pegawai”. (Rukh)